• About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Saturday, June 6, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
SimpleNews.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Bisnis
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Bisnis
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
SimpleNews.co.id
No Result
View All Result
Home Health

Penyidikan Kasus Silmy Karim dkk Akan Diarahkan ke TPPU oleh KPK

by endralz
June 5, 2026
in Health
0
Penyidikan Kasus Silmy Karim dkk Akan Diarahkan ke TPPU oleh KPK
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang melakukan penyidikan atas dugaan pemerasan yang melibatkan izin tinggal Warga Negara Asing (WNA). Kasus ini melibatkan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, yang dituduh terlibat dalam praktik bernasib buruk tersebut.

Penyidikan ini mencakup pengembangan terkait kemungkinan penerapan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang lebih luas. Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menekankan bahwa pihaknya akan terus mengeksplorasi modus dan metode yang mungkin terlibat dalam skema ini.

Aspek sentral dalam kasus ini adalah hubungan antara praktik pemerasan dan izin tinggal WNA, yang menjadi sorotan KPK sejak tahun 2025. KPK menindaklanjuti laporan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang mencatat aliran dana mencurigakan di kementerian tersebut.

Rekaman Transaksi yang Mencurigakan dan Tindak Lanjut KPK

Menurut laporan PPATK, adanya aliran dana pada 96 rekening pegawai Kementerian Imigrasi antara tahun 2019 hingga 2025. Total nilai transaksi mencapai Rp366,7 miliar, cukup signifikan untuk menimbulkan pertanyaan tentang sumber dana tersebut.

Hanya 3 persen dari total aliran dana yang berasal dari gaji dan tunjangan pegawai, sementara 97 persen sisanya diduga berkaitan dengan kepentingan pengurusan keimigrasian. Hal ini menimbulkan kecurigaan tentang integritas dan transparansi dalam pengambilan keputusan di kementerian.

Salah satu modus operandi terbongkar adalah pemerasan berkala oleh Silmy Karim bersama sejumlah pejabat lainnya dalam bentuk jatah dari pengurusan izin tinggal. Keberadaan rekening nominee juga menambah kompleksitas kasak-kusuk ini, yang mencerminkan adanya upaya untuk menyembunyikan kegiatan ilegal tersebut.

Penerimaan Uang dan Sandi Korupsi yang Digunakan

Dalam periode 2022-2026, para oknum di Direktorat Jenderal Imigrasi diduga telah menerima uang hingga Rp145,5 miliar. Uang tersebut didapatkan melalui berbagai cara, baik langsung maupun tidak langsung.

Penerimaan tunai maupun transfer disinyalir dilakukan setiap Jumat, dengan Silmy menerima sekitar Rp100 juta per minggu. Praktik ini diiringi penggunaan istilah kodenya seperti ‘malaikat’ dan ‘konser grup band’ untuk menyembunyikan tujuan sebenarnya dari aliran dana tersebut.

Uang hasil pemerasan tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi, termasuk pembelian aset dan mendirikan usaha baru. Semua ini menunjukkan adanya koneksi yang rumit antara pejabat pemerintahan dan praktik korupsi yang terorganisir.

Kajian Hukum dan Tahanan bagi Para Tersangka

Silmy Karim dan tujuh tersangka lainnya telah dikenakan pasal yang bertalian dengan tindak pidana korupsi. Mereka diancam dengan pasal 12 huruf e dan pasal 12B Undang-undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Setelah proses penyidikan, para tersangka sudah ditahan selama 20 hari di Rumah Tahanan Negara KPK. Penahanan ini dimulai pada 4 Juni dan diharapkan dapat mempercepat proses hukum atas kasus yang berpotensi besar ini.

Penegakan hukum yang dilakukan KPK diharapkan dapat menegakkan keadilan dan mencegah praktik serupa terjadi di masa depan. Transparansi dan tanggung jawab dalam pengelolaan izin keimigrasian merupakan langkah penting untuk mencegah korupsi lebih lanjut.

Tags: AkanDiarahkandkkKarimKasusKPKolehPenyidikanSilmyTPPU
endralz

endralz

Next Post
Pindar Indosaku Dikenakan Denda Rp875 Juta Oleh OJK dan Dirut Menerima Peringatan

OJK Temukan Penipuan Investasi di Purwokerto, Simak Modusnya

Recommended

Kakak Beradik Tiba-tiba Bergabung dengan Geng Miliarder karena Bisnis Ini

Kakak Beradik Tiba-tiba Bergabung dengan Geng Miliarder karena Bisnis Ini

4 weeks ago
Pembukaan Toko Perdana di Palembang Dorong Tren Personalisasi Warna Hunian

Pembukaan Toko Perdana di Palembang Dorong Tren Personalisasi Warna Hunian

2 days ago

Popular News

    Connect with us

    SIMPLENEWS-LOGO

    Simplenews.co.id - Berita Hari Ini Dan Kabar Informasi Terkini.

    Category

    • Bisnis
    • Bola
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Otomotif
    • Properti
    • Tekno
    • Travel

    Site Links

    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org

    About Us

    We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

    • About
    • Advertise
    • Careers
    • Contact

    © 2026 Berita Hari Ini Dan Kabar Informasi Terkini. Simplenews.co.id.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Lifestyle
    • Travel
    • Health

    © 2026 Berita Hari Ini Dan Kabar Informasi Terkini. Simplenews.co.id.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In