Pembaruan pada manajemen perusahaan sering kali menjadi topik hangat dalam kalangan investor dan pemangku kepentingan. PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. baru saja melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang menghasilkan perubahan signifikan dalam jajaran direksi dan komisaris perusahaan.
Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui pengangkatan Arini Kasmira sebagai Direktur Keuangan, menggantikan Arianto Sabtonugroho Rudjito. Selain itu, Aryanto Wibowo juga resmi menjadi Komisaris baru, menggantikan M. Rudy Salahuddin Ramto dalam rangkaian perubahan yang lebih besar.
Perubahan manajemen ini dianggap penting untuk meningkatkan kinerja dan strategi perusahaan di masa mendatang. Sebagai emiten milik BUMN, PT Aneka Tambang diharapkan dapat mempertahankan posisi kompetitifnya di industri tambang nasional dan internasional.
Perubahan dalam Struktur Direksi dan Komisaris Perusahaan
RUPST yang berlangsung baru-baru ini menghasilkan perubahan dalam struktur manajemen di tubuh PT Aneka Tambang dan mencerminkan komitmen perusahaan untuk beradaptasi dengan kebutuhan pasar yang dinamis. Perubahan ini tidak hanya sekadar rotasi jabatan, tetapi juga merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.
Dalam kepengurusan baru, Untung Budiharto ditetapkan sebagai Direktur Utama. Ia akan bertanggung jawab penuh dalam mengelola perusahaan agar dapat mencapai target-target strategis yang telah ditetapkan. Dengan pengalaman yang mumpuni, diharapkan ia dapat membawa perusahaan menuju kesuksesan yang lebih tinggi.
Selain itu, perubahan juga ditandai dengan peran penting yang diberikan kepada Arini Kasmira sebagai Direktur Keuangan. Penugasan ini penting dalam mengelola sumber daya dan mengoptimalkan laba yang dihasilkan perusahaan.
Dividen yang Diberikan kepada Pemegang Saham
RUPST ini juga memutuskan untuk membagikan dividen yang cukup signifikan, yaitu sebesar Rp5,04 triliun. Jumlah ini setara dengan Rp210 per saham, menunjukkan komitmen perusahaan untuk memberikan imbal hasil yang menarik bagi para pemegang saham.
Dividen yang dibagikan ini merupakan 70% dari laba bersih tahun buku 2025, sehingga memberikan gambaran yang jelas tentang kestabilan finansial perusahaan di tengah tantangan yang dihadapi. Dividend yield yang dihasilkan mencapai 7,63%, berdasarkan harga saham penutupan yang tercatat.
Pembagian dividen ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kepercayaan investor, serta mendorong pertumbuhan nilai saham perusahaan di pasar. Hal ini tentunya menjadi sinyal yang baik bagi pemegang saham di dalam negeri dan luar negeri.
Komposisi Jajaran Direksi dan Komisaris Terbaru
Dalam pengumuman RUPST, komposisi baru jajaran direksi dan komisaris juga turut dipresentasikan. Beberapa nama yang memperoleh kepercayaan untuk mengisi posisi kunci mencerminkan pengalaman dan latar belakang yang mumpuni di bidangnya masing-masing.
Berikut adalah daftar struktur terbaru direksi yang telah ditetapkan: Untung Budiharto sebagai Direktur Utama, Hartono sebagai Direktur Pengelolaan Sumber Daya Mineral, serta I Dewa Bagus Sugata Wirantaya yang menjabat sebagai Direktur Strategi Gilirisasi dan Operasi Hilir.
Tidak kalah penting, Ratih Dewihandajani Lindawardhani Amri juga menjabat sebagai Direktur Sumber Daya Manusia dan Transformasi Korporasi, menunjukkan perusahaan serius dalam hal pengelolaan sumber daya manusia untuk pertumbuhan jangka panjang.



