• About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Thursday, June 18, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
SimpleNews.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Bisnis
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Bisnis
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
SimpleNews.co.id
No Result
View All Result
Home Health

Elza Syarief Mundur dari Pengacara Sony Sonjaya karena Ketidakjujuran Sony

by endralz
June 17, 2026
in Health
0
Elza Syarief Mundur dari Pengacara Sony Sonjaya karena Ketidakjujuran Sony
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pengacara terkemuka, Elza Syarief, resmi mengundurkan diri dari tim kuasa hukum mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, terkait kasus korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Keputusan ini diambil setelah Kejaksaan Agung menetapkan Asep Yusuf Somantri, orang kepercayaan Sony, sebagai tersangka.

Elza mengungkapkan bahwa keputusan tersebut berakar dari rasa kecewa yang mendalam terhadap ketidakjujuran Sony. Ia merasa ditipu karena Kejaksaan Agung menyatakan bahwa Asep memberikan sejumlah uang kepada Sony dari hasil jual beli terkait program gizi tersebut.

Menurut Elza, pernyataan tersebut menunjukkan adanya indikasi bahwa Sony terlibat dalam praktik korupsi. Dalam pertemuannya dengan media, ia menegaskan bahwa ketidakjujuran ini membuatnya merasa tidak bisa terus mendampingi Sony dalam menghadapi dugaan kuat tersebut.

Penyebab Pengunduran Diri Pengacara dalam Kasus Korupsi

Elza Syarief menjelaskan bahwa keputusannya untuk mundur didasari oleh keinginan untuk menjaga integritas profesinya sebagai pengacara. Ia merasa tidak mungkin untuk menjadi pembela bagi seseorang yang dianggap tidak jujur terhadap penegak hukum.

“Saya merasa ada yang tidak benar di sini. Ketika seorang klien tidak sepenuhnya jujur, tantangan untuk mendapatkan justice collaborator menjadi semakin sulit,” ujarnya. Hal ini menunjukkan bahwa keyakinan terhadap klien adalah hal yang sangat penting dalam profesi hukum.

Pentingnya kejujuran dalam proses hukum juga menjadi sorotan utama dalam pengunduran diri Elza. Dalam banyak kasus, kredibilitas seorang pembela dipengaruhi oleh sikap dan tindakan kliennya di mata hukum.

Kasus Korupsi yang Melibatkan Beberapa Tersangka

Kejaksaan Agung telah menetapkan total lima orang sebagai tersangka dalam kasus korupsi ini. Mereka terdiri dari mantan pejabat penting di BGN, termasuk Dadan Hindayana dan Sony Sonjaya, serta beberapa individu lainnya yang terlibat.

Di antara yang ditetapkan sebagai tersangka terdapat nama Asep Yusuf Somantri, yang diduga berperan krusial dalam aliran dana yang mencurigakan. Posisi Asep sebagai orang kepercayaan Sony memperbesar kemungkinan keterlibatan langsung dalam praktik korupsi.

Investigasi yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung menemukan adanya penggelembungan anggaran dalam pelaksanaan program MBG. Ini menunjukkan bahwa sejumlah uang yang seharusnya digunakan untuk kepentingan program malah disalahgunakan.

Rincian Program Makan Bergizi Gratis yang Dikelola Secara Buruk

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) seharusnya menjadi inisiatif yang membawa manfaat bagi masyarakat. Namun, dalam pelaksanaannya, banyak yayasan yang terlibat tidak memenuhi syarat untuk menjadi mitra, menciptakan celah untuk korupsi.

Kejaksaan Agung mengungkapkan bahwa banyak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dipilih berdasarkan afiliasi dengan petinggi BGN, bukannya berdasarkan kriteria kinerja yang objektif. Ini mengindikasikan bahwa tujuan program tidak tercapai secara maksimal.

Selain itu, pengadaan barang untuk program ini juga terindikasi mengalami mark up harga yang signifikan. Ini berujung pada kerugian besar yang telah menghambat operasional program Makan Bergizi Gratis.

Konsekuensi Hukum dan Implikasi Ke depan

Pengunduran diri Elza dari kasus ini membuka pandangan baru mengenai dampak etika dalam praktek hukum. Hal ini menunjukkan bahwa pengacara tidak hanya menjalankan tugasnya, tetapi juga bertanggung jawab dalam menghindari praktik yang tidak etis.

Elza menekankan bahwa dia tidak optimis mengenai kemungkinan Sony untuk mendapatkan status justice collaborator. Karena adanya bukti yang kuat mengenai aliran dana yang diduga diterima secara ilegal, harapan tersebut semakin tipis.

Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi banyak pemangku kepentingan. Masyarakat diharapkan lebih melek terhadap penyelenggaraan program-program pemerintah yang berpotensi bermasalah.

Tags: DariElzakarenaKetidakjujuranMundurPengacaraSonjayaSonySyarief
endralz

endralz

Next Post
Ekspansi Pengusaha Mall ke Luar Jawa di Tengah Kesulitan Ekonomi

Ekspansi Pengusaha Mall ke Luar Jawa di Tengah Kesulitan Ekonomi

Recommended

Amien Rais Mengungkap Dugaan Pelanggaran HAM oleh Prabowo dan Teddy

Amien Rais Mengungkap Dugaan Pelanggaran HAM oleh Prabowo dan Teddy

2 months ago
Pemilik Agen Travel di Labuan Bajo Ditangkap Polisi Karena Menipu Wisatawan

Pemilik Agen Travel di Labuan Bajo Ditangkap Polisi Karena Menipu Wisatawan

1 month ago

Popular News

    Connect with us

    SIMPLENEWS-LOGO

    Simplenews.co.id - Berita Hari Ini Dan Kabar Informasi Terkini.

    Category

    • Bisnis
    • Bola
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Otomotif
    • Properti
    • Tekno
    • Travel

    Site Links

    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org

    About Us

    We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

    • About
    • Advertise
    • Careers
    • Contact

    © 2026 Berita Hari Ini Dan Kabar Informasi Terkini. Simplenews.co.id.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Lifestyle
    • Travel
    • Health

    © 2026 Berita Hari Ini Dan Kabar Informasi Terkini. Simplenews.co.id.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In