• About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Friday, June 19, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
SimpleNews.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Bisnis
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Bisnis
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
SimpleNews.co.id
No Result
View All Result
Home Travel

DPR Desak Polisi Jadikan Istri Bos Travel Tersangka

by endralz
June 18, 2026
in Travel
0
DPR Desak Polisi Jadikan Istri Bos Travel Tersangka
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, dalam perkembangan terbaru mengenai kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana umrah, Komisi III DPR mendorong Polda Metro Jaya untuk segera menetapkan istri dari bos Hanania Group, yang dikenal dengan inisial FNB, sebagai tersangka. Seruan ini disampaikan oleh Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, setelah pertemuan dengan beberapa korban yang terlibat dalam kasus ini.

Dalam pernyataannya, Habiburokhman menegaskan pentingnya penetapan FNB sebagai tersangka mengingat perannya sebagai komisaris di perusahaan tersebut. Menurutnya, seorang komisaris memiliki tanggung jawab yang besar, dan dalam konteks ini, ia harus bertanggung jawab atas tindakan yang terjadi.

Dalam audiensi yang berlangsung di kompleks parlemen, Habib mendorong Polda Metro Jaya untuk mempertimbangkan dengan serius status FNB. Ia mencatat bahwa jika FNB tidak segera ditetapkan sebagai tersangka, ada potensi bahwa barang bukti dapat dihilangkan, terutama mengingat ia masih memiliki akses untuk berkomunikasi dengan suaminya, yang saat ini sudah menjadi tersangka.

Pentingnya Penetapan Tersangka dalam Kasus Ini

Penetapan FNB sebagai tersangka tidak hanya berfungsi untuk menghormati proses hukum, tetapi juga untuk melindungi keabsahan dari seluruh penyidikan yang sedang berlangsung. Habiburokhman menjelaskan bahwa dalam situasi tersebut, FNB mungkin memiliki peluang untuk memanipulasi atau menghilangkan barang bukti.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, menjelaskan bahwa saat ini FNB berstatus sebagai saksi. Dia menyatakan bahwa keterlibatan FNB masih diperlukan untuk menelusuri aset yang mungkin terkait dengan suaminya, Ahmad Syah Farhan, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Iman juga menjelaskan peran FNB sebagai nominee yang dicantumkan dalam Surat Keterangan Terdaftar (SKT) perusahaan. Hal ini diharapkan dapat membantu pihak kepolisian untuk menelusuri lebih lanjut aset-aset yang terkait dengan tersangka lainnya.

Kronologi Kasus Penipuan dan Penggelapan Dana Umrah

Dalam kasus ini, suami FNB, Ahmad Syah Farhan, atau ASF, telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat dengan Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dan beberapa pasal lainnya terkait dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah.

Penyidikan sementara menunjukkan bahwa dana yang disetor oleh calon jemaah umrah ternyata digunakan untuk kepentingan lain di luar proses pemberangkatan. Uang tersebut juga digunakan untuk membayar beberapa influencer dalam rangka mempromosikan paket umrah yang mereka tawarkan.

Kasus ini menimbulkan banyak pertanyaan di kalangan masyarakat tentang keabsahan bisnis yang dijalankan oleh Hanania Group. Dengan banyaknya korban yang mengaku dirugikan, transparansi dan akuntabilitas terhadap praktik bisnis tersebut menjadi sangat penting.

Reaksi dari Publik dan Insitusi terkait

Reaksi masyarakat terhadap kasus ini juga cukup beragam. Banyak pihak meminta agar tindakan tegas segera diambil terhadap semua yang terlibat tanpa pandang bulu. Dalam hal ini, publik menuntut keadilan bagi para korban yang telah mempercayakan dananya untuk perjalanan ibadah yang seharusnya suci.

Sejumlah korban yang hadir dalam audiensi dengan Komisi III DPR mengungkapkan kekecewaannya terhadap penanganan kasus ini. Mereka berharap agar pihak berwenang dapat memberikan perhatian lebih dan segera mengambil langkah tegas agar kasus ini tidak berlarut-larut.

Lebih jauh lagi, beberapa LSM dan aktivis hukum juga ikut bersuara. Mereka mengingatkan bahwa penegakan hukum yang berkeadilan harus menjadi prioritas, terutama di saat banyak masyarakat yang tertuntut dalam situasi sulit akibat penipuan semacam ini.

Tags: BosDesakDPRIstriJadikanPolisiTersangkaTravel
endralz

endralz

Next Post
Gedung Kantor Dekat MRT dan LRT Raih Tingkat Okupansi Tinggi

Gedung Kantor Dekat MRT dan LRT Raih Tingkat Okupansi Tinggi

Recommended

Ekosistem Hunian dan Komersial Terpadu Menjadi Kekuatan di Gading Serpong

Ekosistem Hunian dan Komersial Terpadu Menjadi Kekuatan di Gading Serpong

3 days ago
Harga BBM Naik, Alat Berat Listrik Sebagai Solusi untuk Bisnis Pertambangan?

Harga BBM Naik, Alat Berat Listrik Sebagai Solusi untuk Bisnis Pertambangan?

3 weeks ago

Popular News

    Connect with us

    SIMPLENEWS-LOGO

    Simplenews.co.id - Berita Hari Ini Dan Kabar Informasi Terkini.

    Category

    • Bisnis
    • Bola
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Otomotif
    • Properti
    • Tekno
    • Travel

    Site Links

    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org

    About Us

    We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

    • About
    • Advertise
    • Careers
    • Contact

    © 2026 Berita Hari Ini Dan Kabar Informasi Terkini. Simplenews.co.id.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Lifestyle
    • Travel
    • Health

    © 2026 Berita Hari Ini Dan Kabar Informasi Terkini. Simplenews.co.id.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In