Pemasaran Luna Residences, sebuah hunian eksklusif yang berada di Bali, menunjukkan respons pasar yang sangat positif sejak peluncuran awalnya. Dari total 15 unit yang ditawarkan, hampir separuhnya langsung terjual kepada jaringan terbatas pada tahap awal, menandakan ketertarikan yang tinggi dari calon pembeli, terutama terhadap unit dengan panorama laut yang menakjubkan.
Kepala Komunikasi Perusahaan, Reyni Wullur, mengungkapkan bahwa pemandangan indah menjadi salah satu faktor vital yang dicari pembeli ketika memilih hunian premium. Hal ini sejalan dengan tren permintaan dalam sektor properti yang semakin meningkat di Bali, khususnya di kawasan yang menawarkan keindahan alam.
Baca Juga: Perubahan Sosial di Tabanan Melalui Proyek Hunian
Luna Residences bukan sekadar proyek hunian, melainkan bagian dari pengembangan Nuanu Creative City yang seluas 44 hektare. Proyek ini mengkombinasikan residensial, seni, budaya, dan kawasan edukasi dengan fasilitas gaya hidup lainnya dalam satu ekosistem yang terintegrasi. Ini merupakan langkah besar dalam menciptakan lingkungan yang tidak hanya nyaman untuk dihuni, tetapi juga menyuguhkan pengalaman hidup yang unik.
Keunikan Luna Residences dengan Tiga Pilihan Panorama yang Menawan
Berbeda dari proyek hunian lain yang biasanya hanya menawarkan satu jenis pemandangan, Luna Residences menghadirkan tiga pilihan panorama: ocean view, river view, dan jungle view. Pilihan ini memungkinkan calon pembeli untuk menentukan unit mana yang sesuai dengan preferensi dan gaya hidup mereka.
Masing-masing unit dirancang dengan balkon pribadi, memberi kesempatan bagi penghuni untuk menikmati suasana luar ruangan dengan lebih baik. Hal ini tentunya meningkatkan kualitas hidup dan pengalaman tinggal di hunian mewah tersebut.
Baca Juga: Rencana Pengembangan Distrik Kuliner di Nuanu
Variasi tipe hunian yang ditawarkan juga sangat beragam, mulai dari studio, one-bedroom suite, hingga penthouse. Dengan harga mulai Rp3,3 miliar, pemilik penthouse bisa mendapatkan ruang yang sangat luas hingga 478 meter persegi. Tak heran jika unit-unit ini menjadi incaran banyak pembeli.
Reyni menjelaskan bahwa penjualan unit tidak akan dilakukan sekaligus, tetapi secara bertahap. Langkah ini diambil untuk menyesuaikan penawaran dengan permintaan yang ada, memastikan semua calon pembeli mendapatkan kesempatan yang adil untuk memiliki unit yang mereka inginkan.
Perubahan Paradigma Pembeli Properti di Bali
Bagi Lev Kroll, CEO Nuanu Creative City, proyek residensial yang sukses bukan hanya bergantung pada kualitas bangunan atau lokasinya. Justru, pengalaman hidup yang dirasakan oleh penghuni di kawasan tersebut menjadi faktor yang jauh lebih penting.
Belakangan ini, banyak proyek properti berfokus pada aspek teknis tanpa mempertimbangkan pengalaman tinggal yang diinginkan konsumen. Keputusan untuk memilih lokasi tinggal kini lebih banyak didorong oleh faktor-faktor seperti lingkungan, komunitas, dan kemudahan akses kepada berbagai aktivitas.
Lev menegaskan bahwa yang dicari orang saat memilih tempat tinggal bukan sekadar bangunan, tetapi juga komunitas yang akan mengelilingi mereka. Luna Residences dirancang untuk terintegrasi penuh dengan Nuanu Creative City, sehingga penghuni dapat menikmati berbagai fasilitas yang ditawarkan.
Baca Juga: Oasis Baru untuk Gaya Hidup Mewah di Bali
Lev juga mengungkapkan bahwa Nuanu tidak hanya mencari investor, tetapi juga calon tetangga yang ingin menjadi bagian dari komunitas yang sedang dibangun. Ini menciptakan rasa memiliki dan keterikatan yang lebih kuat di kalangan penghuni.
Tren dan Dinamika Pasar Properti di Bali
Anastasia Sinberg, Direktur Nuanu Real Estate, menjelaskan bahwa preferensi pembeli properti premium di Bali saat ini mulai berubah. Walaupun lokasi tetap penting, namun bukan satu-satunya pertimbangan. Pembeli kini semakin ingin tahu tentang pengalaman dan fasilitas yang ditawarkan oleh sebuah proyek sebelum memutuskan untuk melakukan investasi.
Menurut Anastasia, hunian mewah di Bali sekarang lebih diperhitungkan berdasarkan kualitas pengelolaan, seperti layanan hospitality yang profesional. Para pembeli cenderung mencari nilai lebih dari investasi jangka panjang, sehingga dapat memberikan keuntungan di masa depan.
Baca Juga: Pertumbuhan Pasar Properti di Bali Melalui Data Terkini
Tahapan perkembangan pasar ini terindikasi oleh data yang menunjukkan bahwa harga properti di koridor pesisir barat Bali, yang mencakup kawasan Nyanyi, mengalami peningkatan rata-rata 12,2 persen dari tahun 2023 hingga 2025. Ini menunjukkan potensi investasi yang menarik bagi para pembeli dan investor.
Kerja Sama yang Menghadirkan Kualitas dan Gaya Hidup Unggul
Luna Residences merupakan hasil kolaborasi antara Nuanu Real Estate dan pengembang lainnya. Kerja sama ini tidak hanya terbatas pada aspek konstruksi fisik, tetapi juga mencakup pengelolaan gaya hidup melalui Luna Beach Club yang menawarkan berbagai layanan eksklusif.
Daniil Berlin, CEO 618 Development, menyatakan bahwa proyek ini merupakan lanjutan dari hubungan kerja yang telah terjalin sebelumnya. Melalui desain dan konstruksi berkualitas tinggi, mereka ingin menghadirkan standar baru dalam pembangunan properti di Bali.
Baca Juga: Peluncuran Hunian Mewah Pertama di Bali
CEO Luna Beach Club, James Karl Ephraim, menambahkan bahwa kehadiran Luna Residences dapat memenuhi kebutuhan tamu yang mencari tempat tinggal setelah menikmati fasilitas di beach club tersebut. Ini memberi para penghuni kesempatan untuk menjalani gaya hidup yang lebih terintegrasi.
Nuanu Real Estate menargetkan serah terima unit pada kuartal IV tahun 2028, dan berharap proyek ini akan menjadi ikon hunian premium baru di Bali. Semua elemen ini diharapkan dapat menyatu dengan baik dalam ekosistem Nuanu Creative City yang lebih besar.


