• About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Tuesday, April 28, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
SimpleNews.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Bisnis
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Bisnis
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
SimpleNews.co.id
No Result
View All Result
Home Health

Guru Ngaji Tangerang Diduga Cabuli Santriwati dengan Modus Membersihkan Jin

by endralz
April 28, 2026
in Health
0
Guru Ngaji Tangerang Diduga Cabuli Santriwati dengan Modus Membersihkan Jin
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Seorang guru ngaji berinisial A (33), yang bertugas di Kabupaten Tangerang, Banten, ditangkap oleh pihak kepolisian dengan tuduhan melakukan pencabulan terhadap sejumlah santriwati di tempat pengajian yang dikelolanya. Penangkapan ini terjadi di wilayah Pakuhaji pada tanggal 25 April 2023 dan telah mengundang perhatian luas masyarakat, khususnya terkait dengan keamanan pendidikan agama.

Kepala Polresta Tangerang, Kombes Pol Indra Waspada, mengungkapkan bahwa pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditangkap setelah serangkaian penyelidikan. Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan orang tua salah satu korban yang curiga karena anaknya berhenti mengaji secara tiba-tiba dan meminta klarifikasi lebih lanjut.

Setelah diselidiki, terungkap bahwa anak tersebut mengalami kekerasan seksual. Hal ini pun dilanjutkan dengan melaporkan kejadian tersebut kepada aparat desa, yang kemudian membantu meningkatkan penanganan kasus dan menarik perhatian lebih banyak korban untuk bersuara.

Munculnya Kasus dan Penanganan Awal

Indra menjelaskan bahwa seiring dengan penyelidikan kasus ini, korban-korban lainnya mulai bermunculan. Saat ini, terdapat empat santriwati yang telah melaporkan kejadian serupa dengan rentang usia antara 15 hingga 16 tahun. Kasus ini menunjukkan dampak serius dari perilaku predator di lingkungan pendidikan agama.

Pihak kepolisian menyebutkan bahwa tindakan pencabulan ini diduga berlangsung berulang kali sejak Oktober 2022 hingga April 2023. Modus yang digunakan oleh pelaku sangat meresahkan, yaitu menyamarkan tindakannya dalam bentuk ritual pembersihan dari gangguan makhluk halus, sehingga korban terperdaya.

Indra juga menekankan bahwa pentingnya menjaga keamanan di lingkungan pengajian sangatlah mendasar. Kejadian ini menunjukkan bahwa surveilans dan perhatian dari orang tua terhadap kegiatan anak-anak mereka penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Dampak pada Korban dan Lingkungan Pendidikan

Tindak pencabulan seperti ini tidak hanya meninggalkan luka fisik, tetapi juga dampak psikologis yang mendalam bagi korban. Dalam konteks pendidikan agama, kepercayaan terhadap guru dan lingkungan belajar bisa sangat terganggu akibat dari insiden semacam ini. Masyarakat di sekitar pun merasa terguncang, terutama orang tua yang mengandalkan lembaga pendidikan untuk keamanan anak mereka.

Indra menegaskan perlunya pendidikan tentang kekerasan seksual dan pemahaman mengenai perlindungan anak di lingkungan pendidikan. Tidak hanya memberikan pengetahuan kepada anak-anak tentang apa yang harus dilakukan jika mereka mengalami situasi tersebut, tetapi juga kepada orang tua untuk lebih waspada. Ini sangat penting untuk mencegah kasus serupa di masa mendatang.

Kasus ini juga mengingatkan kita tentang pentingnya laporan dan dukungan bagi korban. Komunitas harus bersatu untuk memberikan bantuan dan memperkuat kepercayaan di antara mereka agar korban merasa aman untuk berbicara.

Proses Hukum dan Harapan ke Depan

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal terkait kekerasan seksual dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan potensi ancaman hukuman maksimal hingga 15 tahun penjara. Kasus ini kini ditangani secara serius, dengan harapan untuk mendatangkan keadilan bagi para korban dan mencegah potensi kejadian serupa di masa depan.

Pihak kepolisian menambahkan bahwa proses penyelidikan masih terus berlanjut, dan jika ada korban lain yang ingin melapor, mereka diharapkan tidak ragu untuk melakukannya. Setiap laporan sangat berharga dalam menangani perkara ini secara menyeluruh.

Keberanian para korban untuk bersuara adalah langkah awal yang sangat berharga dalam memperjuangkan keadilan. Masyarakat juga diimbau untuk lebih aktif dalam mendukung upaya perlindungan anak di lingkungan pendidikan, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Tags: CabulidenganDidugaGuruJinMembersihkanModusNgajiSantriwatiTangerang
endralz

endralz

Next Post
Liverpool Didorong Rekrut Xabi Alonso Agar Tidak Disalip Rival

Liverpool Didorong Rekrut Xabi Alonso Agar Tidak Disalip Rival

Recommended

Pameran Pendidikan Kelas Dunia 2026 Tarik 1.000+ Pengunjung di BSD City Perkuat Posisi Kota Pendidikan

Pameran Pendidikan Kelas Dunia 2026 Tarik 1.000+ Pengunjung di BSD City Perkuat Posisi Kota Pendidikan

2 days ago
Bocoran Insta360 Luna Ultra Kamera Gimbal Ringkas Pesaing DJI Osmo Pocket

Bocoran Insta360 Luna Ultra Kamera Gimbal Ringkas Pesaing DJI Osmo Pocket

17 hours ago

Popular News

    Connect with us

    SIMPLENEWS-LOGO

    Simplenews.co.id - Berita Hari Ini Dan Kabar Informasi Terkini.

    Category

    • Bisnis
    • Bola
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Otomotif
    • Properti
    • Tekno
    • Travel

    Site Links

    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org

    About Us

    We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

    • About
    • Advertise
    • Careers
    • Contact

    © 2026 Berita Hari Ini Dan Kabar Informasi Terkini. Simplenews.co.id.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Lifestyle
    • Travel
    • Health

    © 2026 Berita Hari Ini Dan Kabar Informasi Terkini. Simplenews.co.id.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In