Tebas menilai penambahan jumlah peserta Piala Dunia tidak memiliki alasan yang kuat. Menurutnya, kompetisi domestik justru menjadi fondasi utama yang menjaga keberlangsungan industri sepak bola. Keberadaan liga nasional memiliki peran yang jauh lebih krusial dalam mendorong perkembangan olahraga ini, baik dari segi kompetisi maupun finansial.
Ia juga mengingatkan bahwa sepak bola tidak bisa hanya berpusat pada Piala Dunia. Turnamen bergengsi ini, meskipun penting, seharusnya tidak mengesampingkan berbagai kompetisi lokal yang merawat potensi pemain muda di seluruh dunia.
Penilaian Tebas tentang Piala Dunia dan Industri Sepak Bola
“Menambah jumlah tim nasional tidak masuk akal,” tegas Tebas. Menurutnya, industri sepak bola bukan hanya tentang Piala Dunia, meskipun event tersebut adalah salah satu yang paling prestisius.
“Tidak semuanya bisa berputar di sekitar Piala Dunia. Kompetisi nasional yang menopang olahraga ini jauh lebih penting,” lanjutnya dengan nada serius. Ia menekankan bahwa hanya fokus pada Piala Dunia dapat berakibat pada kerugian di tingkat domestik.
Tebas juga menyoroti dampak negatif dari keputusan untuk memperbesar jumlah kontestan dalam turnamen global ini. “Mereka sedang menghancurkan industri sepak bola yang menciptakan puluhan ribu lapangan pekerjaan hanya demi turnamen yang berlangsung 40 hari,” ujarnya.
Dampak Positif dari Kompetisi Domestik terhadap Sepak Bola
Kompetisi domestik memberikan kesempatan kepada banyak pemain untuk tampil dan berkembang. Dari liga-liga lokal inilah, talenta muda dapat ditemukan dan diarahkan untuk menjadi bintang masa depan.
Dengan memperkuat liga nasional, tidak hanya perkembangan individu terjamin, tetapi juga pertumbuhan ekonomi lokal akan lebih substansial. Liga yang sehat memungkinkan adanya investasi yang lebih baik di infrastruktur dan pengembangan akademi.
“Kami membutuhkan lebih sedikit tim nasional dan perlindungan yang lebih besar terhadap sepak bola nasional di semua level,” lanjutnya. Dengan fokus pada level domestik, Tebas melihat masa depan sepak bola yang lebih berkelanjutan dan seimbang.
Strategi untuk Meningkatkan Kualitas Sepak Bola Internasional
Strategi ini, menurut Tebas, akan menghasilkan tim nasional yang lebih berkualitas. Dengan mengurangi jumlah tim di Piala Dunia, fokus dapat lebih ditujukan pada peningkatan teknik dan strategi tim yang ada.
“Kami harus memikirkan bagaimana meningkatkan kualitas sepak bola di semua tingkatan, bukan hanya dalam jangka pendek saat Piala Dunia,” tuturnya. Hal ini memerlukan kolaborasi antara federasi sepak bola di seluruh dunia untuk menemukan solusi yang tepat.
Salah satu langkah yang bisa diambil adalah memperkuat kerjasama antara liga domestik dan tim nasional. Ini akan menciptakan sinergi yang mampu mendorong pertumbuhan bersama.



