Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mengumumkan liburnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama periode libur sekolah setelah ujian semester pertama. Kebijakan ini menandakan adanya penyesuaian dalam penyaluran program gizi bagi siswa selama masa istirahat sekolah.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama, program ini bersifat fleksibel Berdasarkan keputusan yang diambil dari koordinasi dengan Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) setempat. Sekolah memiliki pilihan untuk tetap meneruskan penyaluran atau menunggu hingga masa libur berakhir.
Ryan menjelaskan bahwa jika ada sekolah yang ingin melanjutkan program, maka MBG akan didistribusikan hanya bagi siswa yang bersedia mengambil paket gizi di sekolah. Namun, apabila sekolah tidak menginginkannya, maka tidak ada penyaluran yang akan dilakukan.
Kebijakan Program Makan Bergizi Gratis yang Fleksibel
Dalam menghadapi liburan sekolah yang dimulai pada 22 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, pihak Dinas Pendidikan masih menunggu konfirmasi dari setiap sekolah mengenai keinginan mereka untuk menerima program MBG. Tidak semua sekolah akan melanjutkan program ini, tergantung pada kebijakan masing-masing.
Ryan menyatakan bahwa saat libur panjang, siswa diharapkan tetap melanjutkan kegiatan belajar di rumah. Hal ini tentu penting agar proses edukasi tidak terhambat meskipun tidak ada pelajaran formal di kelas.
Saat ini, sekitar 65 ribu siswa dari berbagai tingkat pendidikan mulai dari TK hingga SMA sudah terdaftar dalam program MBG. Pihak Badan Gizi Nasional telah menyiapkan dua opsi distribusi yang fleksibel demi pemenuhan hak gizi siswa selama masa libur.
Opsi Distribusi Gizi Selama Libur Sekolah
Opsi pertama distribusi telah dirancang dalam bentuk paket yang dapat diambil oleh siswa. Menurut rencana, dalam periode enam hari, distribusi paket akan dilakukan dua kali dalam seminggu, yang mencakup kombinasi makanan siap saji dan makanan kemasan seperti roti dan telur.
Untuk opsi kedua, siswa dapat datang langsung ke sekolah setiap hari untuk mengambil paket MBG yang telah disiapkan. Ini bertujuan untuk memudahkan siswa dalam mendapatkan makanan bergizi sehingga mereka tidak kekurangan gizi selama liburan.
Dengan adanya dua opsi ini, diharapkan anak-anak akan tetap mendapatkan nutrisi yang seimbang meskipun tidak ada pembelajaran di kelas. Ini juga merupakan langkah strategis untuk menjaga kesehatan siswa secara keseluruhan.
Menjaga Kualitas Gizi Siswa pada Masa Liburan
Pemberian makanan bergizi sangat penting untuk tumbuh kembang anak, terutama bagi siswa yang sedang berada dalam tahap perkembangan. Pihak pemerintah berkomitmen untuk menjaga kualitas gizi siswa dengan memberikan makanan yang bervariasi dan kaya nutrisi.
Program ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat. Diharapkan, siswa yang mendapatkan gizi seimbang akan memiliki konsentrasi dan daya tahan yang lebih baik saat memulai kembali kegiatan belajar setelah libur.
Pihak Dinas Pendidikan akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program ini. Dengan adanya data yang akurat mengenai jumlah siswa yang mengambil paket MBG, mereka dapat merancang strategi lebih baik di masa depan untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa.














