Pondok Modern Darussalam Gontor kembali berduka atas kehilangan salah satu tokohnya yang paling berpengaruh. KH Amal Fathullah Zarkasyi, pimpinan dan pengasuh pondok pesantren tersebut, meninggal dunia pada Sabtu, 3 Januari 2026, di RSUD dr Moewardi, Solo. Kehilangan ini disampaikan melalui keterangan resmi yang menyebutkan tanggal dan waktu permulaan almarhum, yang meninggalkan jejak mendalam bagi banyak orang.
Kematian KH Amal Fathullah Zarkasyi menjadi momen refleksi bagi ribuan santri dan alumni yang pernah mendapat bimbingan darinya. Sebagai seorang cendekiawan Muslim yang berdedikasi, beliau dikenal bukan hanya di lingkungan Pondok Modern Gontor, tetapi juga memiliki pengaruh luas dalam dunia pendidikan Islam. Almarhum meninggalkan warisan keilmuan yang akan terus diingat dan dijadikan rujukan bagi generasi mendatang.
Selama hidupnya, KH Amal telah memegang peranan penting dalam pengembangan pendidikan modern di Indonesia. Dengan intelektualitas dan pengalamannya, almarhum berhasil menjadikan Pondok Gontor sebagai salah satu institusi pendidikan terkenal di tanah air. Kehilangannya menyisakan duka mendalam di hati setiap individu yang mengenal sosoknya.
Mengenang Sosok KH Amal Fathullah Zarkasyi Secara Mendalam
KH Amal Fathullah Zarkasyi dilahirkan pada 4 November 1947, dan merupakan putra keempat dari KH Imam Zarkasyi, salah satu pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor. Selama masa hidupnya, beliau dikenal sebagai tokoh yang sangat memahami permasalahan akidah dan filsafat Islam. Kepakaran ini tidak hanya membentuk pandangnya terhadap dunia, tetapi juga menjadi landasan dalam melahirkan generasi cendekiawan Muslim.
Perjalanan hidupnya penuh dedikasi untuk pendidikan. Salah satu pencapaiannya yang paling membanggakan adalah saat menjabat sebagai Rektor Universitas Darussalam Gontor (UNIDA) pada periode 2014-2020. Di bawah kepemimpinannya, universitas ini mengalami perkembangan yang signifikan dan mampu melahirkan banyak lulusan berkualitas. Kesungguhannya dalam memperbaiki sistem pendidikan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
KH Amal Fathullah aktif dalam berbagai seminar dan diskusi ilmiah, menjadikannya sosok yang dihormati di kalangan akademisi. Karya tulis dan ide-ide yang beliau lontarkan selalu memiliki kedalaman dan relevansi dengan konteks zaman. Hal ini menunjukkan komitmennya terhadap kemajuan ilmu pengetahuan serta pendidikan Islam di Indonesia.
Pengaruhnya Terhadap Pendidikan Islam Modern
Almarhum memberi sumbangsih besar dalam pengembangan pendidikan Islam modern, menggabungkan metode tradisional dengan pendekatan kontemporer. Ini menjadikan Pondok Modern Gontor lebih adaptif terhadap perubahan dan tantangan zaman. Keduanya dipadukan untuk menciptakan atmosfer belajar yang kondusif bagi santri.
Semangat KH Amal dalam membangun karakter santri sangat diakui oleh mereka yang pernah belajar di bawahnya. Beliau mengajarkan bahwa pendidikan bukan hanya soal transfer ilmu, tetapi juga pembentukan akhlak dan budi pekerti yang baik. Pendekatan humanis ini menjadi salah satu landasan dalam pola pendidikan di Pondok Gontor.
Dengan kepemimpinannya, Gontor berhasil menciptakan program-program yang inovatif dalam pengajaran agama dan keterampilan. Banyak santri yang lulus dari pondok ini kemudian menjadi pemimpin di berbagai bidang, termasuk pemerintahan, pendidikan, dan bisnis. Karya-karya tersebut adalah bagian dari warisan yang akan terus dikenang.
Kepemimpinan dan Warisan yang Ditinggalkan
KH Amal Fathullah Zarkasyi meninggalkan jejak yang mendalam dalam dunia pendidikan Islam. Sebagai seorang pemimpin, ia dikenal tegas namun bijaksana, mampu memadukan prinsip-prinsip agama dengan kebutuhan zaman. Dua sifat ini menjadi ciri khasnya yang terus dikenang oleh santri dan masyarakat luas.
Pesan-pesan yang disampaikannya sering kali menyentuh aspek moral dan etika, mendorong generasi muda untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai agama. Ia menekankan pentingnya kejujuran, kerja keras, dan tanggung jawab dalam setiap aspek kehidupan. Ini merupakan warisan penting untuk masa depan bangsa.
Walaupun telah pergi, pengaruh dan ajaran KH Amal Fathullah Zarkasyi akan terus hidup melalui berbagai aktivitas yang dilakukan santri dan alumni. Mereka diharapkan untuk meneruskan cita-cita luhur yang telah diwariskan oleh almarhum. Dengan cara ini, perjuangan dan pengabdian beliau akan tetap dikenang dan dihormati oleh generasi mendatang.
















