• About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sunday, September 27, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
SimpleNews.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Bisnis
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Bisnis
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
SimpleNews.co.id
No Result
View All Result
Home Otomotif

SPPG Batang Ditegur Akibat Keracunan, SPPG Tulungagung Dihentikan

by endralz
September 26, 2026
in Otomotif
0
SPPG Batang Ditegur Akibat Keracunan, SPPG Tulungagung Dihentikan
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Badan Gizi Nasional (BGN) baru-baru ini memberikan teguran kepada pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Teguran ini muncul setelah adanya dugaan keracunan makanan yang terjadi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diadakan untuk masyarakat.

Wakil Kepala BGN, Trenggono, menekankan pentingnya pengawasan pelaksanaan MBG. Dia mencatat bahwa pengawasan ini seharusnya melibatkan tidak hanya pihak BGN, tetapi juga pemerintah daerah, TNI, dan Polri sesuai dengan tanggung jawab masing-masing.

“Semua berhak untuk melakukan pengawasan. Pemerintah daerah, seperti bupati dan jajaran, juga bisa membantu mengawasi pelaksanaan program ini agar benar-benar efektif,” ujar Trenggono di Batang, menggambarkan komitmen untuk menjaga kualitas gizi masyarakat.

Pentingnya Pengawasan Terhadap Program Makan Bergizi Gratis

Pada pernyataannya, Trenggono mengingatkan bahwa makanan dalam program MBG seharusnya tidak boleh dibawa pulang oleh para penerima manfaat. Alasannya adalah karena olahan makanan tersebut memiliki batasan waktu konsumsi yang ketat.

“Penerima manfaat tidak diperbolehkan membawa pulang makanan tersebut. Ini penting untuk memastikan makanan tetap aman untuk dikonsumsi,” jelasnya.

Seluruh tahapan dalam pengolahan, distribusi, hingga konsumsi makanan perlu diawasi dengan saksama. Hal ini untuk menjaga agar makanan yang disajikan kepada penerima manfaat tetap berkualitas dan aman.

“Kita perlu berkolaborasi untuk mengawasi pelaksanaan MBG agar bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Trenggono juga menyoroti bahwa proses pengolahan yang dilakukan oleh SPPG Bawang tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku. Dia mencontohkan bahwa telur yang digunakan telah dimasak sebelumnya dan kemudian baru diproses kembali pada pagi hari.

Kasus Keracunan Menjadi Sorotan di SPPG Tanjungsari, Tulungagung

Dalam situasi yang berbeda, BGN juga mengambil langkah tegas dengan menghentikan operasional SPPG Tanjungsari 1 di Tulungagung, Jawa Timur. Penghentian ini dilakukan setelah terjadinya gangguan pencernaan yang dialami oleh 198 siswa dan guru di SMKN 1 Boyolangu.

Koordinator Wilayah BGN Tulungagung, Habibi, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil untuk evaluasi dan pembinaan. Tujuannya adalah untuk memastikan semua prosedur dalam layanan Makan Bergizi Gratis berlangsung sesuai standar yang ditentukan.

“Operasional SPPG Tanjungsari 1 sudah dihentikan, dan tidak ada aktivitas produksi atau distribusi selama masa pembinaan ini,” kata Habibi.

Keputusan penghentian ini diambil segera setelah laporan terkait gangguan pencernaan diterima. Selama masa ini, BGN akan fokus pada perbaikan dan evaluasi terhadap prosedur operasional yang ada.

Langkah preventif ini diambil untuk tidak hanya meninjau kembali proses produksi dan distribusi, tetapi juga untuk meningkatkan standar yang diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Menu yang Disajikan dan Dampaknya Terhadap Kesehatan

BGN melakukan monitoring serta evaluasi terhadap dapur SPPG Tanjungsari 1 untuk mencari tahu faktor-faktor yang bisa memengaruhi kualitas layanan makanan. Salah satu aspek yang dinilai adalah komposisi menu yang disediakan saat kejadian berlangsung.

Dalam insiden tersebut, menu yang disajikan mencakup ayam bakar, sambal, dan buah anggur. Habibi menjelaskan bahwa kombinasi menu ini berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan bagi sebagian penerima manfaat yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.

“Menu tersebut dapat memicu masalah pencernaan. Kami perlu mengkaji penyusunan menu agar lebih memperhatikan faktor keamanan dan kesehatan,” ungkapnya.

Jumlah siswa dan guru yang mengalami gangguan pencernaan mencengangkan, mencapai 198 orang. Dinas Kesehatan Tulungagung telah mencatat keluhan ini dan melakukan surveilans epidemiologi untuk memahami lebih lanjut tentang situasi yang terjadi.

Sampel makanan dari kejadian tersebut telah dikirim untuk diuji di laboratorium guna memastikan penyebab gangguan pencernaan ini. Hasil dari uji lab direncanakan akan diumumkan dalam waktu dua pekan mendatang.

Pentingnya Penyempurnaan dan Pemantauan Program Gizi Nasional

BGN menegaskan bahwa penghentian sementara operasional SPPG merupakan langkah preventif dalam menjaga mutu program Makan Bergizi Gratis. Upaya ini diharapkan bukan hanya untuk mencegah keracunan, tetapi juga untuk memastikan bahwa setiap peserta didik mendapatkan makanan yang aman dan bergizi.

Pemantauan dan evaluasi yang ketat terhadap standar operasional diperlukan untuk memastikan semua tahapan berjalan dengan baik. Ini penting karena kebijakan gizi nasional bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Upaya kolaboratif antara berbagai instansi terkait akan sangat membantu dalam mengawasi dan menjaga kualitas layanan gizi. Untuk itu, partisipasi aktif dari masyarakat juga sangat dibutuhkan.

“Dengan melibatkan berbagai pihak, kita dapat memastikan bahwa semua anak mendapatkan akses ke makanan bergizi yang aman,” ungkap Trenggono menutup pembicaraan. Dia juga mendorong dukungan dari berbagai elemen untuk mewujudkan visi tersebut.

Diharapkan melalui berbagai langkah pencegahan dan perbaikan, program-program yang ada dapat memberikan manfaat tolok ukur bagi masyarakat, terutama di bidang gizi dan kesehatan.

Tags: AkibatBatangDihentikanDitegurKeracunanSPPGTulungagung
endralz

endralz

Next Post
Kabar KRL Bekas Jepang JR 209 Akan Dihadirkan di RI, KCI Berikan Penjelasan

Kabar KRL Bekas Jepang JR 209 Akan Dihadirkan di RI, KCI Berikan Penjelasan

Recommended

Prediksi Kanada Melawan Maroko untuk Membalas Kekalahan 2022

Prediksi Kanada Melawan Maroko untuk Membalas Kekalahan 2022

3 months ago
Suami Fadia Arafiq Tidak Berbicara Usai Diperiksa KPK

Suami Fadia Arafiq Tidak Berbicara Usai Diperiksa KPK

5 months ago

Popular News

    Connect with us

    SIMPLENEWS-LOGO

    Simplenews.co.id - Berita Hari Ini Dan Kabar Informasi Terkini.

    Category

    • Bisnis
    • Bola
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Otomotif
    • Properti
    • Tekno
    • Travel

    Site Links

    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org

    About Us

    We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

    • About
    • Advertise
    • Careers
    • Contact

    © 2026 Berita Hari Ini Dan Kabar Informasi Terkini. Simplenews.co.id.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Lifestyle
    • Travel
    • Health

    © 2026 Berita Hari Ini Dan Kabar Informasi Terkini. Simplenews.co.id.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In