• About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Thursday, October 22, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
SimpleNews.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Bisnis
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Bisnis
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
SimpleNews.co.id
No Result
View All Result
Home Health

Diduga Setelah Membakar Daun Kering, Petani Lansia di Tasik Tewas Terbakar

by endralz
October 21, 2026
in Health
0
2 Hektare Lahan Kosong di Tallasa City Makassar Terbakar
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Di tengah ketenangan desa, sebuah tragedi menggemparkan masyarakat Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya. Seorang petani berusia 65 tahun, yang dikenal sebagai S, ditemukan tewas terjebak dalam kobaran api di kebun miliknya.

Kejadian tersebut berlangsung pada Rabu (21/10) ketika korban awalnya berpamitan kepada istrinya untuk mengambil kayu bakar. Tanpa diduga, niat sederhana itu berujung pada insiden tragis yang menciptakan duka mendalam bagi keluarganya.

Menurut keterangan dari pihak kepolisian, korban diduga membakar tumpukan daun dan ranting kering di kebunnya sebagai usaha membersihkan area tersebut. Namun, api yang awalnya terkendali dengan cepat meluas karena kondisi kebun yang kering dan berangin.

Ketika api mulai merambat, korban berusaha memadamkannya, tetapi pada saat bersamaan, ia mengalami sesak napas yang disebabkan oleh asap yang terhirup. Hal ini adalah masalah kesehatan yang sudah lama diidapnya, sehingga situasinya menjadi lebih berbahaya.

Korban, yang sebelumnya memiliki riwayat penyakit pernapasan, berjuang melawan api dengan menggunakan pelepah pisang dan ranting pohon, tetapi malang baginya, ia terpeleset dan terjatuh ke dalam kobaran api.

Tragedi Kebakaran yang Mendapat Perhatian Luas

Setelah kebakaran terjadi, beberapa warga mendengar berita dan bergegas ke lokasi. Dua orang warga, Abdu dan Iwan, yang melihat kepulan asap dari kejauhan, segera berlari untuk menolong, namun yang mereka temukan sangat mengerikan.

Korban ditemukan dalam keadaan terbakar parah, dan kondisi jenazahnya telah hangus 100 persen. Kejadian ini menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan penduduk setempat, yang merasa kehilangan seorang sosok yang dikenal baik di komunitas.

Berdasarkan informasi dari kepolisian, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, yang mengindikasikan bahwa ini adalah kematian akibat kecelakaan. Dengan pemeriksaan yang dilakukan, para petugas kesehatan menyatakan bahwa kebakaran ini terjadi murni karena insiden.

Evakuasi dan Penanganan Proses Penyidikan

Proses evakuasi jenazah korban dilakukan oleh petugas gabungan yang terdiri dari polisi, petugas pemadam kebakaran, dan tim medis. Di lokasi kejadian, ditemukan berbagai bukti yang menguatkan hipotesis bahwa korban terlibat dalam kebakaran saat berupaya membersihkan kebun.

Di lokasi, petugas menemukan tumpukan rumput kering dan daun yang diduga dibakar oleh korban, serta pelepah pisang yang digunakan untuk memadamkan api. Semua ini mempertegas bahwa insiden ini adalah hasil dari upaya membersihkan kebun yang tidak berjalan sesuai rencana.

Pihak kepolisian menjelaskan bahwa seluruh proses pemeriksaan dan evakuasi dilakukan secara profesional untuk memastikan tidak ada detail yang terlewat. Minggu ini, perhatian dari masyarakat menjadi fokus utama terkait keselamatan saat menangani api di lingkungan sekitar terutama dalam kegiatan pertanian.

Respon Keluarga dan Komunitas terhadap Kejadian Tragis Ini

Di tengah kesedihan yang melanda, keluarga korban menyatakan menerima kejadian ini dengan ikhlas dan pengertian bahwa ini adalah takdir. Mereka menolak untuk melakukan autopsi terhadap jenazah, dengan alasan ingin menghormati kepergian sang suami dan ayah.

Dalam pernyataannya, pihak keluarga telah menyusun surat penolakan autopsi untuk disampaikan kepada pihak berwenang. Hal ini menunjukkan rasa damai yang mereka rasakan meski dalam situasi yang sangat sulit ini.

Keluarga meminta agar masyarakat memahami situasi mereka dan menghormati keputusan yang telah diambil. Dengan dukungan dari masyarakat setempat, mereka berharap dapat melewati masa-masa sulit ini bersama-sama, saling menguatkan satu sama lain.

Selain itu, kejadian ini juga membuka mata banyak orang di komunitas tentang betapa pentingnya menjaga keselamatan saat melakukan kegiatan berkebun, terutama yang melibatkan api. Diharapkan, dengan kesadaran bersama, insiden tragis seperti ini tidak akan terulang di masa mendatang.

Akhirnya, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk segera dimakamkan, memberikan penutupan yang layak bagi seorang petani yang berjuang keras untuk keluarganya. Tragedi ini menjadi sebuah pengingat akan risiko yang terkait dengan kebakaran, bahkan dalam aktivitas yang tampaknya biasa seperti berkebun.

Tags: DaunDidugaKeringLansiaMembakarPetaniSetelahTasikTerbakarTewas
endralz

endralz

Next Post
Perbedaan dan Kritik Penting Namun Persatuan Harus Dipertahankan

Perbedaan dan Kritik Penting Namun Persatuan Harus Dipertahankan

Recommended

Harga Realme 12 Pro Plus 5G, HP Mid-Range dengan Kamera Periskop dan Desain Mewah

Harga Realme 12 Pro Plus 5G, HP Mid-Range dengan Kamera Periskop dan Desain Mewah

6 months ago
UMKM Fest 2026 Hadir Offline, Buka Peluang Perluas Akses Pasar UMKM

UMKM Fest 2026 Hadir Offline, Buka Peluang Perluas Akses Pasar UMKM

2 months ago

Popular News

    Connect with us

    SIMPLENEWS-LOGO

    Simplenews.co.id - Berita Hari Ini Dan Kabar Informasi Terkini.

    Category

    • Bisnis
    • Bola
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Otomotif
    • Properti
    • Tekno
    • Travel

    Site Links

    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org

    About Us

    We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

    • About
    • Advertise
    • Careers
    • Contact

    © 2026 Berita Hari Ini Dan Kabar Informasi Terkini. Simplenews.co.id.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Lifestyle
    • Travel
    • Health

    © 2026 Berita Hari Ini Dan Kabar Informasi Terkini. Simplenews.co.id.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In