Sore yang cerah di kawasan Paramount Petals, Tangerang, membawa kesan yang sangat berbeda dari biasanya. Langit dipenuhi oleh layang-layang berwarna-warni yang terbang mencolok, menciptakan suasana gembira bagi banyak keluarga yang datang untuk menikmati Festival Layang-layang yang diadakan pada 17 Oktober 2026. Bayangan layang-layang itu bagaikan karya seni yang bergerak, mengundang senyum dan gelak tawa anak-anak.
Sejumlah orang tua, termasuk Lutfi dan Yati, sangat antusias menjelajahi festival tersebut, mengikuti anak-anak mereka. Tinggal di Tangerang membuat mereka tahu akan keseruan ini melalui media sosial, dan mereka pun berencana untuk menghadiri festival ini agar bisa menikmati waktu berkualitas bersama keluarga.
Dengan semangat, mereka membeli sebuah layang-layang bergambar Spider-Man yang berharga Rp40.000 dan mencoba menerbangkannya. Meskipun layang-layang belum berhasil terbang stabil, keceriaan dan kerja sama keluarga tersebut membuat pengalaman mereka semakin berharga.
Festival Layang-layang Paramount Petals Menjadi Daya Tarik Terbesar di Tangerang
Kegiatan festival ini tidak hanya menarik perhatian Lutfi dan Yati, tapi juga warga sekitar seperti Nia dan teman-temannya dari Cukanggalih. Ketika mereka melihat layang-layang berterbangan dari kejauhan, rasa penasaran mendorong mereka untuk mampir ke lokasi festival, yang ternyata sudah dipenuhi oleh pengunjung.
Nia mengungkapkan betapa ramainya acara tersebut, yang melampaui ekspektasi awal mereka. Awalnya mereka hanya berencana menjelajahi kawasan tersebut, namun suasana meriah membuat mereka terhanyut dalam keceriaan festival.
Dengan kapasitas parkir yang terbatas dan semakin banyak kendaraan yang datang, situasi ini menciptakan sedikit tantangan. Namun, hal tersebut tidak mengurangi semangat pengunjung untuk menikmati segala yang ditawarkan oleh Festival Layang-layang di Paramount Petals.
Kepentingan Aktivitas Komunitas dalam Menghubungkan Warga
Pemandangan ramai dan beragam aktivitas yang ada di festival menunjukkan bagaimana masyarakat dapat bersatu dalam sebuah acara komunitas. Lutfi, Yati, Nia, dan pengunjung lainnya telah berbaur, tanpa sekat, menikmati berbagai aktivitas dari melihat layang-layang hingga mencicipi berbagai kuliner di lokasi.
Keberadaan festival ini menjadi simbol bahwa yang dibutuhkan masyarakat adalah ruang untuk berkumpul dan berinteraksi. Kegiatan seperti ini mendukung kebersamaan yang positif serta memberikan kesempatan untuk saling mengenal antara warga lokal dan pengunjung dari luar.
Festifal ini juga menunjukkan bahwa kegiatan kreatif dapat menjadi magnet bagi berbagai kalangan. Ketika masyarakat merasa terlibat, maka ikatan antar komunitas semakin erat, dan rasa memiliki terhadap lingkungan sekitar semakin tumbuh.
Beragam Kegiatan dan Pengalaman Inovatif di Paramount Petals
Sejak dimulai pada 17 Oktober, Festival Layang-layang akan berlanjut hingga 31 Oktober 2026. Paramount Land, sebagai penyelenggara, bekerja sama dengan komunitas Jakarta Kitefliers Association untuk memastikan festival berjalan dengan baik dengan melibatkan keluarga dalam berbagai kegiatan.
Workshop mewarnai dan menghias layang-layang menjadi salah satu daya tarik bagi anak-anak. Dengan pendampingan orang tua, anak-anak tidak hanya belajar tentang kreativitas, tetapi juga merasakan kebersamaan saat menerbangkan layang-layang yang telah mereka hias sendiri.
Festival ini menargetkan untuk menerbangkan 70 layang-layang hias yang secara bersama-sama mengisi langit Paramount Petals. Di samping itu, bazaar kuliner yang digelar oleh tenant Pasar Modern juga melengkapi pengalaman kunjungan para peserta festival.
Paramount Petals sebagai Destinasi Menarik untuk Keluarga
Ferry John Sihombing, Direktur Sales & Marketing Paramount Land, menjelaskan bahwa Festival Layang-layang dirancang sebagai sarana untuk interaksi keluarga serta aktivitas kreatif bagi anak-anak. Dengan mengadakan acara seperti ini, pihaknya berharap dapat meningkatkan kualitas waktu yang dihabiskan keluarga.
Pembangunan kota mandiri tidak hanya terbatas pada pembangunan fisik dan infrastruktur, melainkan juga mencakup menciptakan aktivitas yang mendukung kebersamaan masyarakat. Ini menjadi salah satu visi penting yang ingin diwujudkan oleh Paramount Petals.
Kawasan ini, yang dikembangkan di atas lahan sekitar 400 hektare, merupakan satu dari sekian banyak langkah untuk menghadirkan kehidupan modern yang nyaman dengan berbagai fasilitas penunjang. Selain interaksi sosial, Paramount Petals juga menawarkan infrastruktur yang kumprehensif bagi para penghuninya.
Festival dan Aktivitas yang Menghidupkan Kehidupan Komunitas
Bukan hanya Festival Layang-layang, Paramount Petals juga mengadakan acara lain seperti Open House dan Pesta Durian setiap akhir pekan. Kegiatan ini memberi kesempatan bagi pengunjung untuk mengenal lebih dalam tentang hunian dan komersial yang ditawarkan.
Acara tersebut diikuti oleh Paramount Petals Urban Market yang diadakan pada 25 Oktober, menghadirkan berbagai bazaar UMKM, pertunjukan komunitas, dan edukasi tentang keselamatan kebakaran. Semua aktivitas ini bertujuan untuk mendekatkan masyarakat dengan pengalaman yang relevan dan memperkuat komunitas.
Dengan menyediakan ragam kegiatan yang menarik, Paramount Petals berusaha menjadi ruang inspiratif bagi anak-anak, keluarga, dan komunitas lokal. Hal ini diharapkan dapat mengundang lebih banyak orang untuk berkunjung dan merasakan pengalaman yang menyenangkan bersama keluarga dan teman-teman.


