Dalam suasana haru, rombongan berkumpul untuk mengenang seorang tokoh yang telah berpulang. Acara tahlilan diadakan di kediaman almarhum di Jakarta Selatan, di mana banyak orang hadir untuk mendoakan dan menghormati jasa-jasa putra bungsu Proklamator RI, Soekarno.
Suasana syahdu menyelimuti tempat itu, dengan puluhan santri duduk rapi menunggu rangkaian doa dimulai. Dipandu oleh Sekretaris Bamusi, Helmi Hidayat, acara ini juga diwarnai kehadiran tokoh-tokoh penting, termasuk Din Syamsuddin, yang dijadwalkan untuk menyampaikan ceramah setelah tahlilan berlangsung.
Dalam sambutannya, Rommy Soekarno mewakili keluarga besar mengungkapkan rasa duka yang mendalam. Dia mengenang almarhum sebagai sosok yang bukan hanya dekat dengan keluarga, tetapi juga memiliki kecintaan dan pemikiran yang dalam terhadap seni dan budaya Indonesia.
Mengenang Perjalanan Hidup Seorang Maestro Seni
Pak Lek Guruh diingat oleh banyak orang sebagai seorang maestro yang telah banyak berkontribusi kepada dunia seni. Rommy menekankan bahwa kepergian almarhum bukan hanya merupakan kehilangan bagi keluarga, melainkan juga bagi seluruh bangsa Indonesia.
“Indonesia telah kehilangan seorang maestro, seorang pemikir kebudayaan yang menjadikan kesenian sebagai medium perjuangan,” ungkapnya dengan nada penuh emosi. Guruh melukiskan seni sebagai refleksi dari martabat peradaban, instrumen untuk pergerakan sosial, dan saran untuk membangkitkan semangat nasionalisme.
Seni baginya bukan sekedar hiburan atau keindahan visual, tetapi juga sebuah alat untuk menyampaikan pesan politik dan sosial. Itu selalu dinyatakan secara jelas melalui lukisan, musik, dan syair-syair yang kaya akan nilai-nilai kebangsaan.
Ekspresi Cinta dan Penghormatan dari Keluarga
Setelah menyampaikan sambutannya, Rommy mengajak semua hadirin untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan. “Meskipun panggung kehidupanmu mungkin telah usai, namun karya-karyamu akan selalu hidup dan berpengaruh,” ujar Rommy penuh rasa hormat.
Pada akhir sambutan, Rommy menyampaikan salamat perpisahan dan ungkapan terima kasih kepada almarhum atas segala jasa yang telah diberikan. Keluarga juga mengajak semua yang hadir untuk merasakan kedamaian dan merayakan kehidupan almarhum bersama-sama.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan tahlilan dan doa bersama sebagai bentuk penghormatan terakhir. Keluarga besar Bung Karno mengikuti dengan penuh khusyuk, didampingi puluhan anak yatim mengenakan busana putih, menunjukkan momen yang penuh rasa syukur dan harapan.
Kesederhanaan dalam Acara Kenangan
Megawati Soekarnoputri, sebagai bagian dari keluarga, duduk di sebelah kanan ruangan dengan busana putih dan selendang. Di dekatnya, Guntur Soekarnoputra, kakak Megawati, beserta istri juga memberikan perhatian penuh pada jalannya acara.
Rommy, yang terletak di barisan depan, terlihat memegang buku doa sambil ikut melantunkan doa-doa yang dipimpin Helmi Hidayat. Tidak ketinggalan, Kartika Sari Dewi Soekarno yang menemani Megawati, turut serta dalam momen penting ini.
Puluhan anak yatim duduk bersila di atas karpet klasik, memegang Alquran dan buku Yasin sambil mengikuti lantunan doa. Suara mereka berpadu dengan doa-doa yang dipanjatkan untuk almarhum, menambah suasana sakral peringatan tersebut.
Pentingnya Menyampaikan Pesan Kehidupan Setelah Kematian
Dalam ceramahnya, Din Syamsuddin membahas mengenai berbagai aspek kehidupan setelah kematian. Dia menekankan pentingnya untuk mempersiapkan bekal yang harus dibawa ketika seseorang menghadap kepada Sang Pencipta.
Dengan harapan agar semua yang hadir merenungkan arti kehidupan, Din juga mendoakan almarhum yang meninggal di usia 73 tahun. Ceramah ini tidak hanya sebagai momen mengenang almarhum, tetapi juga sebagai pengingat akan kontribusi yang dapat diberikan setiap orang semasa hidupnya.
Momen ini menjadi semakin berarti, memberikan dorongan bagi semua yang hadir untuk tidak hanya mengenang, tetapi juga melanjutkan perjalanan dan warisan yang telah ditinggalkan almarhum. Penyampaian pesan yang hangat dan menginspirasi menjadi inti dari kegiatan tersebut.



