Memasuki musim kesembilannya bersama Liverpool, Andrew Robertson harus menghadapi kenyataan baru di lapangan. Bergabungnya Milos Kerkez dengan angka transfer yang mengesankan membuat persaingan di posisi bek kiri semakin ketat dan menambah tantangan bagi pemain asal Skotlandia ini.
Dibawah arahan Arne Slot, penampilan Robertson dalam Premier League musim ini juga terlihat berbeda. Ia hanya diturunkan sebagai starter dalam empat pertandingan, sesuatu yang jarang terjadi sepanjang kariernya di klub ini.
Situasi ini semakin menambah dinamika dalam tim, mengingat perannya yang selama ini hampir selalu menjadi pilihan utama. Meskipun begitu, Robertson tetap optimis dan menegaskan komitmennya untuk tim di setiap kesempatan.
Persaingan di Posisi Bek Kiri yang Semakin Ketat
Dengan kehadiran Milos Kerkez, semangat kompetisi di posisi bek kiri Liverpool semakin meningkat. Kerkez, yang dibeli dengan harga yang cukup mahal, menunjukkan bahwa klub berinvestasi untuk masa depan dan ingin memperkuat semua lini timnya.
Robertson, yang telah lama menjadi andalan, kini harus beradaptasi dengan situasi ini. Ia menyadari pentingnya bersaing sehat, dan menganggap hal ini sebagai tantangan baru dalam karier sepak bolanya.
Pemain berusia 29 tahun ini tidak meragukan kemampuan Kerkez, dan ia mengakui bahwa tujuan utama adalah kesuksesan tim. Persaingan yang ada di internal tim justru menjadi dorongan untuk terus berkembang dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Kemampuan Adaptasi dan Mentalitas Seorang Pemain
Robertson menunjukkan bahwa karakter seorang pemain tidak hanya diukur dari menit bermain, tetapi juga dari mentalitas dan keinginannya untuk belajar. Ia menegaskan bahwa mentalitasnya tidak pernah berubah meskipun mengalami penurunan waktu bermain.
“Saya selalu ingin terlibat di lapangan, terlepas dari situasi yang ada,” ujar Robertson. Ia berbagi pengalaman membuktikan dedikasinya dengan bermain meskipun dalam keadaan kurang fit, menegaskan komitmennya terhadap tim.
Pemain veteran ini memahami bahwa setiap situasi adalah kesempatan untuk meningkatkan keterampilan dan pengalaman. Dengan ketika tidak berperan sebagai starter, ia tetap mendorong rekan-rekannya untuk memberikan yang terbaik di setiap laga.
Pentingnya Dedikasi dan Komitmen di Klub Sepak Bola
Ketika ditanya mengenai situasi saat ini, Robertson mengungkapkan rasa minimnya frustrasi. Ia menganggap bahwa semua pemain harus memiliki rasa ingin bersaing dan dedikasi untuk tim, apapun posisinya.
“Jika ada seseorang yang merasa senang duduk di bangku cadangan, mereka seharusnya tidak berada di klub sepak bola,” tambahnya. Pernyataan ini menunjukkan betapa pentingnya passion dan dedikasi dalam diri seorang pemain.
Robertson sadar bahwa setiap pemain memiliki peran masing-masing dalam tim, dan meski mereka mungkin tidak selalu bermain, kontribusi di luar lapangan juga sangat berharga. Dukungan moral dan semangat dalam tim dapat memperkuat ikatan dan motivasi untuk mencapai hasil yang lebih baik.














