Manajer PSIM Yogyakarta, Razzi Taruna, pada Kamis (15/1/2025) memberikan sinyal perpanjangan kontrak pelatih Jean-Paul van Gastel yang disebut betah tinggal di Yogyakarta, sekaligus mengungkapkan rencana reward kursus lisensi AFC Pro untuk Erwan Hendarwanto. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan performa tim dan kebutuhan akan stabilitas dalam kepemimpinan tim. Kontrak pelatih yang diperpanjang menjadi sinyal optimisme untuk musim mendatang.
Razzi menyatakan bahwa keberadaan van Gastel di Yogyakarta telah memberikan dampak positif bagi tim. Pelatih asal Belanda itu telah menunjukkan kemampuan yang baik dalam mengelola dan mengembangkan pemain. Selain itu, dorongannya untuk meningkatkan kinerja tim selama kompetisi menjadi salah satu faktor utama evaluasi kepemimpinannya. Keputusan perpanjangan kontrak ini merupakan langkah penting bagi klub untuk mencapai tujuan jangka panjang.
Keberhasilan sebuah tim tidak lepas dari peran pelatih yang berpengalaman dan visioner. Van Gastel telah mampu menciptakan suasana latihan yang profesional, sehingga pemain merasa termotivasi untuk berkontribusi lebih. Metodologi pelatih dalam pengembangan taktik tim juga menunjukkan hasil yang menjanjikan di berbagai pertandingan. Dalam hal komunikasi, pelatih asal Belanda ini dikenal dekat dengan pemain. Dia sering mengadakan diskusi terbuka untuk mendengar masukan dan keluhan dari para pemain. Hal ini membangun rasa saling percaya dan meningkatkan kohesi tim, yang merupakan kunci dalam meraih kemenangan di lapangan. Selain itu, pendekatan ini membuat atlet merasa dihargai dan didengar, yang tentunya penting untuk iklim positif di tim. Di samping itu, pelatih juga telah menetapkan standar tinggi dalam disiplin dan etika kerja. Keberanian van Gastel untuk membuat keputusan sulit, seperti rotasi pemain, menunjukkan keberpihakannya pada kinerja tim secara keseluruhan. Dengan memberikan tantangan kepada setiap individu, ia mendorong mereka untuk memperbaiki diri dan mencapai potensi maksimal. Razzi mengumumkan rencana untuk memberikan reward kursus lisensi AFC Pro kepada Erwan Hendarwanto, yang merupakan salah satu asisten pelatih yang berkontribusi besar dalam program pengembangan tim. Penghargaan ini tidak hanya sebagai pengakuan atas dedikasinya, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas staf kepelatihan di PSIM Yogyakarta. Melalui kursus ini, Hendarwanto akan mendapatkan pendidikan lebih lanjut yang dapat diterapkan dalam strategi dan pengelolaan tim. Peningkatan kompetensi pelatih akan berdampak langsung pada kualitas pelatihan dan persiapan tim menjelang kompetisi yang akan datang. Hal ini menunjukkan komitmen PSIM dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan profesional. Pelatihan lisensi AFC Pro merupakan salah satu standar tertinggi dalam kepelatihan sepak bola. Dengan adanya pelatih bersertifikat, PSIM Yogyakarta berharap dapat meraih target-target ambisius di tingkat kompetisi nasional. Ini tidak hanya akan meningkatkan reputasi klub tetapi juga menarik perhatian bagi pemain berbakat untuk bergabung. Dukungan penuh dari manajemen terhadap pengembangan pelatih dan staf teknis adalah langkah strategis dalam memperkuat fondasi tim. Dengan memahami pentingnya pendidikan dan keterampilan, manajemen PSIM berupaya menciptakan era baru dalam kepelatihan. Perubahan ini diharapkan bisa membawa PSIM Yogyakarta ke puncak klasemen dalam waktu dekat. Tiga poin utama dari keputusan ini adalah stabilitas, pengembangan, dan target ambisius. Menjelang musim baru, PSIM Yogyakarta ingin meningkatkan kualitas tim serta permainan secara keseluruhan. Pelatih Jean-Paul van Gastel menjadi salah satu pilar penting dalam rencana ini, sehingga komunikasi yang baik antara manajemen dan pelatih menjadi krusial. Dengan catatan positif dari musim sebelumnya, klub berada di jalur yang tepat untuk mencapai tujuan yang lebih besar. Kontribusi para pemain yang terus berkembang di bawah bimbingan van Gastel diharapkan dapat mengangkat performa tim. Kerja keras dan penerapan strategi yang efektif adalah kunci utama dalam meraih sukses di musim depan. Manajemen PSIM Yogyakarta sangat optimis bahwa keputusan ini akan membawa dampak signifikan. Ketika semua elemen tim bekerja sama, kesuksesan diharapkan akan terwujud. Dengan ditunjang oleh dukungan penuh dari manajemen dan komunitas, tim bisa bersaing lebih tajam di kompetisi yang akan datang. Di samping itu, program pengembangan untuk pemain muda juga menjadi fokus utama dalam strategi jangka panjang. Melalui kerjasama dengan pelatih berlisensi, diharapkan lahir bintang-bintang sepak bola baru dari Yogyakarta. Kota ini sudah dikenal sebagai tempat lahirnya banyak pemain berbakat, dan klub bertekad untuk menjaga tradisi itu. Dengan memiliki pelatih yang betah dan berkomitmen, serta staff yang terus mengembangkan diri, PSIM Yogyakarta tidak hanya mencari prestasi, tetapi juga membangun masa depan yang cerah dan berkelanjutan dalam dunia sepak bola tanah air.
















