Memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam tanaman bumbu dapur bisa jadi alternatif yang menarik. Selain mengisi waktu luang, kegiatan ini juga dapat menghemat pengeluaran dan bahkan berpotensi menjadi usaha sampingan yang menguntungkan.
Berbagai bumbu dapur mudah ditanam baik dalam pot maupun polybag, sehingga cocok untuk lahan yang terbatas. Berikut ini adalah cara budidaya beberapa tanaman yang banyak digunakan dalam masakan sehari-hari.
Menanam Bawang Daun di Pekarangan Rumah dengan Mudah
Bawang daun adalah salah satu bumbu dapur yang paling mudah ditanam. Anda dapat memulainya dengan biji atau memecah anakan dari tanaman yang sudah ada di kebun.
Untuk menanam bawang daun, pastikan media tanam yang digunakan subur dan poros. Campuran tanah, kompos, dan arang sekam dengan perbandingan 2:1:1 sangat disarankan untuk pertumbuhan optimal.
Perbanyakan melalui anakan dapat dilakukan dengan memastikan tanaman induk sehat. Sebaiknya, ambil anakan dari tanaman berusia lebih dari dua bulan dan lakukan pemangkasan sepertiga bagian atas daun agar pertumbuhan tunas baru lebih maksimal.
Penyiraman harus dilakukan rutin setiap hari pada fase awal pertumbuhan sebagai bagian dari perawatan. Setelah 2,5 bulan, bawang daun sudah siap dipanen saat daun mulai menguning.
Kunyit: Si Rimpang dengan Segudang Manfaat
Kunyit dikenal luas sebagai bahan masakan yang kaya manfaat. Untuk menanamnya, pilihlah rimpang dari induk dengan usia 9-10 bulan yang memiliki tunas yang baik.
Setelah memilah benih, semai dalam kondisi lembap dan gelap selama 1-2 bulan sebelum ditanam secara langsung. Penanaman sebaiknya dilakukan pada lubang yang diberi pupuk kandang sebelumnya, agar nutrisi dapat diserap optimal.
Pemantauan selama proses pertumbuhan sangat penting. Kunyit bisa diambil setelah 7–12 bulan, dengan ciri semakin menguningnya daun sebagai tanda bahwa rimpang sudah siap dipanen.
Penting untuk menjaga kebersihan kunyit setelah panen agar tidak mudah busuk. Cuci dengan air bersih dan cukup keringkan saja sebelum disimpan.
Cara Menanam Kemangi di Dalam Pot
Kemangi adalah bumbu segar yang banyak diburu untuk masakan sambal dan lalapan. Tanaman ini mudah ditanam dari biji dan bisa disemai di dalam ruangan dengan suhu terjaga sekitar 24–29 derajat Celsius.
Media tanam yang baik untuk kemangi mencakup tanah gembur dengan drainase yang baik. Kombinasi tanah, kompos, dan pasir dapat meningkatkan sirkulasi udara, menjadikannya ideal untuk pertumbuhan kemangi.
Kemangi memerlukan cahaya matahari penuh untuk meningkatkan aroma. Tanaman ini butuh penyiraman rutin, sebab tanah dalam pot bisa cepat kering, dan kekurangan air dapat menyebabkan daun layu.
Saat kekurangan air, daun kemangi yang lembut akan secara fisik terlihat menurun volumenya. Oleh karena itu, perawatan intensif diperlukan untuk memastikan tanaman tetap segar dan subur.
Tomat: Bumbu Khas yang Harus Dicoba Tanam
Tomat adalah bahan masakan yang sering digunakan dan sangat disukai. Penanaman tomat perlu dilakukan dengan media tanah yang subur dan memiliki pH 5,5-7.
Mulailah dengan persemaian biji selama sekitar 30 hari. Setelah memiliki setidaknya lima daun, bibit bisa dipindahkan ke pot dengan campuran tanah, arang sekam, dan kompos.
Perawatan tomat relatif mudah jika dilakukan di pot. Pemberian kayu penopang sangat penting saat tanaman mulai berbuah agar tidak roboh.
Penyiraman dilakukan dua kali sehari, namun harus dihindari kelebihan air karena dapat menyebabkan busuk akar. Biasanya, tomat siap dipanen setelah tiga bulan dengan kriteria tertentu yang harus diperhatikan.
Daun Salam: Tanaman yang Menawan dan Berfungsi
Daun salam adalah tanaman hias yang juga berfungsi sebagai bumbu masakan. Dengan pertumbuhan yang lambat, pohon ini sangat cocok ditanam di pot.
Untuk menanam daun salam, pilih pot yang memiliki lubang pembuangan. Media tanam yang ideal juga harus mampu mengalirkan air dengan baik untuk menjaga kesehatan akar.
Penggunaan pot memungkinkan tanaman ini tetap kecil, sehingga mudah ditempatkan di ruang terbatas. Di daerah tropis, tanaman ini harus mendapatkan sinar matahari dan air secara cukup untuk pertumbuhan yang optimal.
Pastikan perawatan yang baik agar daun salam tetap hijau dan segar, meskipun dalam kondisi suhu yang berubah.
Tanaman Bawang Putih: Kombinasi Mudah dan Praktis
Bawang putih adalah salah satu bumbu dapur yang juga mudah ditanam. Paling baik ditanam di polybag pada saat musim kemarau agar tidak mengalami pembusukan.
Gunakan campuran tanah gembur, pasir, dan pupuk kompos dalam perbandingan yang tepat. Tanam siung bawang dalam kedalaman sekitar 2-3 cm dengan ujung menghadap ke atas.
Penyiraman harus dilakukan secara rutin dan jangan sampai terlambat agar tetap segar. Bawang putih membutuhkan banyak cahaya matahari untuk tumbuh dengan baik.
Setelah 100 hari, bawang putih sudah dapat dipanen, dan pastikan untuk menjemur setelah pencabutan agar kadar air berkurang dan menjaga kualitasnya lebih lama.
















