Dalam beberapa tahun terakhir, Bali telah menjadi salah satu tujuan wisata paling diminati di dunia, yang menarik banyak pengunjung dari berbagai negara. Seiring dengan peningkatan popularitasnya, data terbaru menunjukkan tren menarik dalam pola perjalanan menuju pulau ini.
Baru-baru ini, terungkap bahwa lebih dari 550 ribu penumpang melakukan perjalanan pulang pergi menuju Bali melalui Dubai selama 12 bulan hingga November 2025. Lalu lintas perjalanan ini menunjukkan bahwa sekitar 80 persen penumpang datang dari Eropa, mencerminkan daya tarik pulau ini bagi wisatawan Barat.
Selanjutnya, Amerika Utara mencatat angka signifikan dengan 7 persen, diikuti oleh Asia Barat dan Afrika yang masing-masing menyumbang 6 persen dan 5 persen. Informasi ini menggambarkan pentingnya konektivitas global dalam industri pariwisata Bali.
Pentingnya Dubai Sebagai Hub Perjalanan Internasional Menuju Bali
Keberadaan Dubai sebagai hub transit memberikan kemudahan akses bagi wisatawan yang ingin menjelajahi Bali. Dengan moda transportasi yang efisien dan jaringan penerbangan yang luas, Dubai menarik banyak penumpang dari berbagai belahan dunia.
Para wisatawan yang transit seringkali dapat menikmati pengalaman singkat di Dubai sebelum melanjutkan perjalanan mereka. Hal ini membuat Dubai tidak hanya sebagai titik transit, tetapi juga sebagai destinasi menarik yang dapat dipadukan dalam perjalanan ke Bali.
Pentingnya konektivitas ini juga diukur melalui popularitas penerbangan dari berbagai negara. Dari hasil data pemesanan, Eropa tampaknya tetap menjadi pasar utama pengunjung Bali, dengan Inggris sebagai negara teratas.
Profil Pasar Penumpang: Negara-Negara yang Paling Banyak Mengunjungi Bali
Data menunjukkan bahwa Inggris menjadi pasar utama pengunjung yang datang ke Bali lewat Dubai. Tidak mengherankan, Emirates merupakan maskapai yang paling banyak melayani rute tersebut dibandingkan maskapai lain.
Di belakang Inggris, Jerman mencatat angka yang cukup signifikan dalam jumlah penumpang. Selain itu, negara seperti Belanda, Prancis, dan Amerika Serikat juga berkontribusi besar terhadap jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bali.
Pada posisi selanjutnya, negara-negara seperti Rusia, Polandia, Arab Saudi, Italia, dan Spanyol tampil dalam daftar dengan persentase yang lebih kecil tetapi tetap signifikan. Ini menunjukkan bahwa Bali memiliki daya tarik yang menjangkau banyak warga negara di seluruh dunia.
Statistik Bandara: Rute dengan Penumpang Terbanyak
Memperhatikan data bandara, Amsterdam menuju Bali adalah rute dengan jumlah penumpang terbanyak. Ini menunjukkan bahwa Belanda memegang peranan penting dalam menghubungkan wisatawan Eropa ke destinasi tropis ini.
Setelah Amsterdam, Paris CDG juga menempati posisi yang menonjol dalam angka penumpang menuju Bali. Melanjutkan urutan berikutnya adalah Frankfurt, Moskow Domodedovo, dan London Heathrow, yang semuanya menunjukkan banyaknya minat perjalanan menuju Bali.
Secara keseluruhan, statistik dari bandara-bandara ini menunjukkan potensi besar dalam industri pariwisata Bali. Rute-rute ini tidak hanya memberikan kenyamanan bagi para pelancong tetapi juga menjadi bagian integral dari pertumbuhan ekonomi Bali.
















