Gyeongju, sebuah kota yang mungkin tidak sepopuler Seoul atau Busan, telah menarik perhatian dunia baru-baru ini. Terletak sekitar 50 kilometer utara Busan, kota ini menjadi tuan rumah acara global KTT APEC, menarik banyak pemimpin dunia untuk hadir.
Walaupun KTT APEC berakhir, Gyeongju tetap menjadi destinasi wisata menarik dengan kekayaan sejarah dan budayanya. Dijuluki “museum tanpa dinding,” kota ini memiliki banyak hal yang bisa dieksplorasi oleh wisatawan.
Berdiri sebagai ibu kota Dinasti Silla kuno selama hampir satu milenium, Gyeongju menyimpan berbagai peninggalan berharga. Dengan empat situs Warisan Dunia UNESCO dan 36 harta nasional, Gyeongju merupakan salah satu lokasi penting dalam sejarah Korea.
Menelusuri Sejarah dan Budaya Gyeongju yang Kaya
Salah satu daya tarik utama Gyeongju adalah keberadaan situs bersejarah yang mencolok. Di sini, pengunjung dapat menemukan berbagai artefak dan lokasi yang menggambarkan kehidupan masyarakat Silla kuno. Banyak dari situs ini menawarkan wawasan mendalam tentang perkembangan budaya Korea.
Salah satu situs terkenal adalah makam-makam Gyeongju yang mengungkapkan ritual pemakaman dan kepercayaan masyarakat pada zaman itu. Pengunjung bisa menjelajahi beberapa makam raja dan ratu yang dibangun dengan arsitektur megah, mencerminkan kemajuan teknik konstruksi pada masa itu.
Tidak hanya itu, Gyeongju juga memiliki Kuil Bulguksa yang megah, yang merupakan contoh utama dari arsitektur Buddha. Dikenal dengan keindahan dan detailnya, kuil ini merupakan salah satu tujuan yang wajib dikunjungi saat berada di sana.
Pesona Alami dan Lingkungan Gyeongju yang Menawan
Selain sejarahnya yang kaya, Gyeongju dikelilingi oleh pemandangan alam yang menakjubkan. Wisatawan dapat menikmati keindahan alam saat menjelajahi pegunungan dan lembah yang menghiasi kota ini. Tempat-tempat seperti Taman Nasional Gyeongju menawarkan trek yang ideal untuk hiking.
Di sepanjang perjalanan, pengunjung bisa menikmati pemandangan hijau yang subur dan udara segar. Banyak juga lokasi yang meningkatkan pengalaman berwisata, baik untuk keluarga maupun individu yang mencari petualangan. Setiap sudut Gyeongju menawarkan pesona alami yang sangat menawan.
Pada musim semi, taman-taman di Gyeongju dipenuhi dengan bunga-bunga cherry blossom yang indah. Pemandangan ini menjadi daya tarik tersendiri, menarik banyak pengunjung untuk menikmati keindahan alam yang spektakuler di kota ini.
Kuliner Khas Gyeongju yang Wajib Dicoba
Selain tempat wisata, Gyeongju juga terkenal dengan kuliner khasnya yang menggugah selera. Pengunjung bisa menemukan berbagai hidangan yang berasal dari bahan-bahan lokal yang segar. Makanan khas Gyeongju sering kali mencerminkan tradisi dan budaya setempat.
Salah satu hidangan yang wajib dicoba adalah bibimbap, nasi campur yang disajikan dengan sayuran segar dan daging terpilih. Rasanya yang kaya dan beragam menjadikan hidangan ini favorit banyak wisatawan. Selain itu, ada juga berbagai makanan laut segar yang menjadi daya tarik bagi pecinta kuliner.
Untuk penutup, para pengunjung juga bisa mencicipi dessert tradisional seperti bingsu, es serut khas Korea yang disajikan dengan berbagai topping. Menikmati hidangan-hidangan ini di Gyeongju akan memberikan pengalaman kuliner yang tak terlupakan.














