Ketua Program Studi Gizi dari Fakultas Teknologi Pangan dan Kesehatan Universitas Sahid, Khoirul Anwar, menjelaskan bahwa secara umum, konsumsi susu kambing dianggap aman bagi kebanyakan orang. “Banyak yang sudah mengenal dan mengonsumsi susu kambing sebagai alternatif yang baik,” ujarnya dalam keterangan pada 24 Maret 2025.
Ia menekankan pentingnya memahami toleransi individu terhadap laktosa sebelum mengonsumsi susu kambing. “Kandungan laktosa dalam susu kambing memang lebih rendah dibandingkan susu sapi, tetapi hal ini tidak menghilangkan kemungkinan intoleransi,” tambahnya.
Selain itu, Khoirul juga menghimbau agar konsumen tidak menyantap susu kambing dalam kondisi mentah. Ia menyarankan agar memilih produk susu kambing yang telah dipasteurisasi untuk menghindari risiko kontaminasi bakteri berbahaya.
Pentingnya Memahami Kandungan Gizi dalam Susu Kambing
Kandungan gizi dalam susu kambing berbeda dengan susu lainnya, sehingga penting untuk memperhatikan label dalam kemasannya. “Ketika memilih produk, konsumen harus membaca informasi gizi dan memastikan kandungan gula tidak terlalu tinggi,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kualitas kemasan susu harus dalam kondisi baik. “Cek kemasan dan pastikan bahwa susu disimpan dengan cara yang benar agar tetap aman dikonsumsi,” kata Khoirul.
Aroma susu juga menjadi indikator kesegarannya. “Jika susu kambing masih memiliki aroma khasnya, maka susu tersebut layak untuk diminum,” tambahnya menjelaskan langkah-langkah penting sebelum menikmati produk ini.
Manfaat Kesehatan dari Susu Kambing untuk Tubuh
Susu kambing dikenal mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan. Antara lain, susu ini kaya akan vitamin A, B, C, dan mineral seperti kalsium dan fosfor yang penting untuk pertumbuhan tulang.
Kandungan probiotik dalam susu kambing juga bermanfaat bagi pencernaan, membantu memperbaiki dan menjaga keseimbangan bakteri baik dalam usus. “Probiotik dapat mendukung sistem kekebalan dan meningkatkan kesehatan saluran pencernaan secara keseluruhan,” ungkap Khoirul.
Lebih lanjut, susu kambing juga dipercaya memiliki sifat anti-inflamasi, yang bermanfaat bagi orang dengan kondisi peradangan tertentu. “Dengan mengonsumsi susu kambing, kita bisa mempercepat proses pemulihan dari beberapa penyakit peradangan,” tambahnya.
Pertimbangan Sebelum Mengonsumsi Susu Kambing untuk Anak
Sebelum memperkenalkan susu kambing kepada anak-anak, orang tua perlu mempertimbangkan beberapa faktor. “Susu kambing bisa menjadi pilihan baik, tetapi penting untuk memperhatikan reaksi anak terhadapnya,” terang Khoirul.
Orang tua harus mulai dengan dosis kecil untuk melihat apakah anak mengalami tanda-tanda intoleransi laktosa atau alergi. “Jika tidak ada reaksi negatif, susu kambing bisa menjadi alternatif yang bergizi,” sarannya.
Namun, penting juga untuk mengganti susu biasa dengan susu kambing secara bertahap. “Jangan terburu-buru, karena perubahan mendadak dapat membuat sistem pencernaan anak beradaptasi,” pesannya.
















