Perawatan bawang merah di dalam polybag merupakan tugas yang membutuhkan kesabaran dan ketelatenan. Dalam hal ini, perhatian khusus pada metode penyiraman dan pemupukan sangat krusial untuk mencapai hasil yang optimal.
Penyiraman sebaiknya dilakukan secara rutin, terutama selama fase awal pertumbuhan. Pada masa ini, penyiraman dilakukan dua kali sehari, yakni di pagi dan sore hari, untuk memastikan kelembapan tanah terjaga.
Memasuki usia 1,5 bulan, frekuensi penyiraman bisa dikurangi menjadi satu kali sehari. Hal ini dilakukan untuk mencegah tanah terlalu lembab yang dapat menyebabkan pembusukan umbi bawang merah.
Pentingnya Nutrisi dalam Pertumbuhan Bawang Merah
Nutrisi tambahan sangat diperlukan untuk menunjang pertumbuhan bawang merah. Salah satu cara untuk memberikan nutrisi adalah melalui pupuk kimia yang terkontrol agar hasilnya sesuai harapan.
Jadwal pemupukan yang efektif sangat penting, khususnya hingga bawang berusia enam minggu. Dalam tahap ini, dosis yang dianjurkan adalah campuran NPK (16-16-16) sebanyak 1 gram per polybag yang dilarutkan dalam 1 liter air.
Pupuk ini sebaiknya diberikan sebanyak satu gelas atau 200 ml per polybag dengan cara dikocor di sekitar pangkal tanaman. Metode ini membantu menghindari kerusakan yang dapat timbul jika pupuk langsung mengenai daun tanaman.
Pentingnya Pemberian Pupuk Susulan untuk Hasil yang Lebih Baik
Setelah tanaman mencapai usia 1,5 bulan, sebaiknya diberikan pupuk susulan berupa Urea. Pemberian Urea sebanyak dua gram per polybag pada fase ini sangat penting untuk mempercepat pertumbuhan umbi bawang merah.
Kebersihan area sekitar tanaman juga berperan penting dalam mengoptimalkan pertumbuhan. Oleh karena itu, harus dilakukan penyiangan gulma secara rutin untuk memastikan bahwa nutrisi pupuk dapat diserap maksimal oleh bawang merah.
Penyiangan dilakukan saat tanaman berusia dua minggu agar tidak ada kompetisi dengan rumput liar dalam menyerap nutrisi. Dengan cara ini, bawang merah akan mendapatkan asupan gizi yang diperlukan untuk tumbuh dan berkembang dengan baik.
Teknik Penyiraman yang Efektif dalam Perawatan Bawang Merah
Penyiraman yang tepat waktu dan jumlahnya sangat berpengaruh pada kesehatan tanaman bawang merah. Terlalu sedikit air dapat menyebabkan stres pada tanaman, sedangkan terlalu banyak dapat mempercepat pembusukan umbi.
Pada tahap awal, penyiraman harus rutin dan konsisten, sedangkan pada fase selanjutnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan tanaman. Selalu perhatikan kondisi tanah; jika masih lembab, penyiraman bisa ditunda.
Karena bawang merah adalah tanaman yang sensitif terhadap kondisi tanah, pemantauan secara berkala akan memberikan informasi yang berguna untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk menyiram. Dengan teknik penyiraman yang efektif, tanaman bawang merah akan tumbuh lebih subur dan sehat.
















