Nasi bakar adalah hidangan tradisional yang tidak hanya menggugah selera, tetapi juga penuh dengan cita rasa yang khas. Proses pembuatannya yang unik menjadikan nasi bakar sebagai salah satu menu favorit banyak orang, baik di rumah maupun saat event spesial.
Selain itu, nasi bakar juga menawarkan variasi yang beragam, mulai dari isi yang dapat disesuaikan hingga teknik memasaknya yang beragam. Dengan sedikit kreativitas, siapa pun bisa membuat nasi bakar yang lezat.
Pada artikel ini, kami akan membahas langkah-langkah dalam membuat nasi bakar dengan isi ayam dan kemangi. Mari kita ikuti cara-cara sederhana ini untuk menyajikan hidangan istimewa ini di rumah.
Persiapan dan Pencucian Beras Sebagai Langkah Awal
Langkah awal dalam membuat nasi bakar tentu saja dimulai dengan memilih bahan-bahan yang segar. Beras yang berkualitas akan sangat menentukan hasil akhir dari nasi bakar yang kita buat.
Setelah beras dipilih, cuci bersih beras dengan air mengalir hingga kotoran dan sisa kulit ari padi terangkat. Proses ini penting untuk memastikan nasi yang dihasilkan bersih dan berkualitas.
Setelah dicuci, tiriskan beras sejenak sebelum memasukkannya ke dalam panci rice cooker. Menambahkan air dengan takaran yang tepat juga menjadi kunci untuk mendapatkan nasi yang tanak dan pulen.
Menyiapkan Bumbu dan Memasak Nasi
Saat beras sudah siap, saatnya untuk menambahkan bumbu. Masukkan bawang merah yang sudah digeprek, daun salam, serai, lengkuas, cabai merah, kaldu ayam bubuk, dan margarin. Bumbu-bumbu ini akan menjadikan nasi memiliki aroma dan rasa yang kaya.
Setelah semua bahan dicampurkan, masak nasi dalam rice cooker hingga matang. Biarkan nasi masak hingga semua bumbu meresap dan berasnya menjadi tanak.
Begitu nasi matang, buka tutup rice cooker dan masukkan daun kemangi. Aduk rata agar aroma harumnya menyatu dengan nasi, lalu tutup kembali agar kemangi layu dengan sempurna.
Mempersiapkan Ayam Marinasi dan Tumisan
Mari kita alihkan perhatian kepada bahan isian, yaitu ayam. Siapkan ayam filet yang kemudian diberi perasan jeruk nipis, garam, dan merica. Merinasi ayam selama 15–20 menit adalah cara yang efektif untuk memperkuat rasa dan menghilangkan bau amis.
Setelah merinasi, panaskan sedikit minyak di wajan. Goreng ayam hingga kecokelatan dan matang merata pada kedua sisi. Proses ini penting untuk mendapatkan tekstur ayam yang pas saat dimakan.
Saat ayam sudah matang, angkat dari wajan dan potong-potong sesuai selera. Bisa dipotong kecil atau disuwir, hal ini untuk memudahkan saat dimasukkan ke dalam nasi bakar.
Membuat Bumbu Halus dan Menyiapkan Daun Pisang
Selanjutnya, kita perlu menyiapkan bumbu halus. Haluskan bawang putih, bawang merah, cabai rawit merah, dan cabai hijau menggunakan blender atau ulekan. Pastikan teksturnya halus agar bumbu lebih cepat meresap saat ditumis.
Panaskan minyak kembali di wajan, tumis bumbu halus dengan api kecil hingga harum. Setelah bumbu matang dan wangi keluar, masukkan potongan ayam goreng ke dalam tumisan.
Untuk menambah rasa, tambahkan potongan daun bawang, tomat, dan cabai. Masak hingga cabai dan tomat sedikit layu sebelum menambahkan garam dan kaldu bubuk.
Menyiapkan Sajian Nasi Bakar yang Lezat
Ambil daun pisang yang telah dipotong sesuai ukuran nasi, panaskan di atas kompor agar lentur. Proses ini penting untuk mencegah daun pisang robek saat digulung.
Setelah daun pisang siap, letakkan tumisan ayam di atasnya, kemudian tambahkan nasi gurih yang sudah matang. Bentuk nasi agar lebih padat dan lebih mudah digulung.
Gulung daun pisang hingga rapat dan sematkan tusuk gigi di kedua ujungnya agar tidak terbuka saat dibakar. Proses ini perlu dilakukan dengan hati-hati agar isi nasi tidak tumpah.
Siapkan panggangan atau teflon, lalu bakar nasi gulung di atas api kecil. Bolak-balik nasi bakar hingga daun pisang berubah kecokelatan, menciptakan aroma yang menggoda selera.
Setelah matang, angkat nasi bakar dari panggangan. Buka gulungan daun pisang perlahan dan sajikan nasi bakar selagi panas. Cocok dinikmati dengan sambal dan lalapan sebagai pelengkapnya.
















