Pembangunan Hudson Square di Gading Serpong adalah langkah monumental dalam mengembangkan kawasan komersial modern. Dimulai dengan seremoni groundbreaking pada tanggal 24 Oktober 2025, proyek ini diharapkan dapat menjadi pusat gaya hidup yang terpadu dengan berbagai fasilitas.
Kawasan seluas 2,75 hektare ini dirancang untuk menjadi destinasi yang tidak hanya menawarkan belanja, tetapi juga hiburan dan olahraga. Dengan sinergi berbagai elemen dalam kawasan ini, Hudson Square dapat menarik pengunjung dari berbagai daerah, termasuk Jabodetabek.
Menurut Norman Daulay, Direktur Paramount Land, proyek ini merupakan upaya untuk memberikan akses yang lebih baik kepada masyarakat. Melalui infrastruktur yang lengkap, kawasan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pengunjung yang beragam.
Kawasan Komersial Modern yang Terintegrasi
Hudson Square Mall direncanakan akan memiliki luas total sekitar 31.000 meter persegi, dengan area sewa sekitar 21.000 meter persegi. Mall ini akan menjadi pusat perbelanjaan tiga lantai yang menggabungkan berbagai opsi gaya hidup dalam satu destinasi.
Pembangunan ini mencakup area ritel pada lantai pertama dan kedua, sementara lantai tiga didedikasikan untuk berbagai jenis hiburan. Dengan lebih dari 100 tenant yang menawarkan berbagai merek kuliner, mode, dan hiburan, Hudson Square diharapkan menjadi magnet bagi pengunjung.
Fasilitas parkir yang mampu menampung 10.000 kendaraan turut menunjang kenyamanan pengunjung. Dengan demikian, pengunjung dapat dengan mudah mengakses semua fasilitas yang ditawarkan tanpa khawatir tentang tempat parkir.
Desain yang Mengusung Konsep Klasik Modern
Desain Hudson Square diambil dari inspirasi konsep klasik Amerika, menggabungkan elemen modern dengan gaya yang sedikit klasik. Dengan pendekatan ini, pusat perbelanjaan menjadi lebih dari sekadar tempat berbelanja, tetapi juga sebagai ikon gaya hidup baru.
Elemen desain seperti Jembatan Manhattan yang terinspirasi dari Brooklyn Bridge dan area luar ruangan dengan fitur air akan menjadi daya tarik utama. Ruang publik terbuka ini disusun untuk menciptakan atmosfer yang nyaman dan ramah bagi pengunjung.
Menurut Henry Napitupulu, Direktur Planning & Design, estetika dan keunikan menjadi faktor penting dalam desain keseluruhan. Dengan suasana yang hangat dan menarik, kawasan ini diharapkan menjadi tempat berkumpul dan bersosialisasi bagi berbagai kelompok masyarakat.
Menjawab Kebutuhan Komunitas Lokal
Selain mall, proyek ini juga mencakup INI Society Club yang berfungsi sebagai fasilitas olahraga dan sosial. Konsepnya sederhana: menggabungkan olahraga dengan momen bersosialisasi, menjadikannya ruang komunitas yang aktif.
INI Society Club akan menawarkan berbagai fasilitas mulai dari lapangan padel hingga ruang event dan restoran tematik. Dengan demikian, setiap elemen di Hudson Square dirancang untuk memenuhi kebutuhan warga dan pengunjung dengan cara yang menyenangkan.
Chrissandy Dave, Direktur Sales & Marketing, menekankan bahwa setiap sudut Hudson Square berfungsi sebagai terbuka untuk interaksi sosial. Initiatif ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang mendorong hubungan antar individu dalam komunitas.
Pentingnya Hudson Square dalam Pengembangan Wilayah
Hudson Square adalah bagian dari Manhattan District yang jauh lebih luas, yang mencakup area seluas 22 hektare. Proyek ini melanjutkan kesuksesan Hampton Square yang sebelumnya sudah beroperasi, dan menunjukkan komitmen pengembang untuk kawasan ini.
Memang, semua unit komersial di Manhattan District telah habis terjual dengan nilai transaksi tinggi. Ini adalah indikator yang jelas bahwa kawasan ini menarik minat banyak investor dan pengunjung.
Hudson Square berperan penting dalam memperkuat ekosistem bisnis di Manhattan District. Menurut Chrissandy, pembangunan ini tidak hanya tentang fisik gedung, tetapi juga tentang menciptakan lingkungan bisnis yang berkelanjutan.
Dengan lingkungan yang kondusif ini, Hudson Square diharapkan dapat menjadi episod pamungkas yang akan meningkatkan popularitas Gading Serpong. Pengunjung dari berbagai latar belakang akan menemukan tempat yang tepat untuk berkumpul dan bersantai.
Proyek ini tidak hanya sekadar pusat gaya hidup yang baru, melainkan juga adalah contoh nyata dari pembangunan berorientasi masa depan. Terlahir dari sebuah visi untuk menciptakan tempat yang mengakomodasi kebutuhan masyarakat kontemporer.
Dalam pandangan Chrissandy, Hudson Square adalah showcase dari potensi inovasi yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pengunjung. Kebangkitan kawasan ini dipandang dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian lokal.
















