• About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Thursday, June 25, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
SimpleNews.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Bisnis
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Bisnis
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
SimpleNews.co.id
No Result
View All Result
Home Otomotif

Verifikasi Dokumen Permohonan JC oleh LPSK dari Sony Sonjaya

by endralz
June 24, 2026
in Otomotif
0
Verifikasi Dokumen Permohonan JC oleh LPSK dari Sony Sonjaya
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Setelah upaya hukum yang ia tempuh gagal di Kejaksaan Agung, mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya, kini berusaha untuk menjadi pelaku yang bekerja sama dengan lembaga hukum sebagai justice collaborator (JC). Permohonan tersebut disampaikan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dalam konteks dugaan tindak pidana korupsi terkait program Makan Bergizi Gratis untuk tahun 2025-2026.

LPSK mengonfirmasi bahwa mereka sedang melakukan verifikasi terhadap permohonan yang diajukan oleh Sony. Kasus ini menarik perhatian publik, terutama mengingat berbagai isu yang melibatkan pengelolaan dana publik dan dugaan pelanggaran hukum di instansi pemerintahan.

Wakil Ketua LPSK, Wawan Fahrudin, menjelaskan bahwa saat ini, timnya sedang memeriksa berkas permohonan dari Sony Sonjaya. Proses ini merupakan langkah awal sebelum mereka dapat memberikan keputusan mengenai statusnya sebagai JC.

Proses Verifikasi Permohonan Justice Collaborator

Wawan Fahrudin menekankan pentingnya verifikasi dokumen dalam proses permohonan JC. LPSK memiliki tim yang bertugas untuk meneliti dan menilai semua informasi yang disampaikan. Hasil dari verifikasi ini akan menentukan langkah selanjutnya yang dapat diambil oleh Sony maupun pihak LPSK itu sendiri.

Pihak Sony telah mengajukan permohonan ini pada tanggal 9 Juni 2026, dan dalam prosesnya, mereka juga mengajukan permohonan perlindungan bagi keluarga Sony. Perlindungan ini dianggap penting mengingat potensi risiko yang dihadapi oleh Sony dan keluarganya setelah memberikan informasi tentang tokoh-tokoh yang terlibat dalam kasus korupsi tersebut.

Dari informasi yang didapat, pihak LPSK saat ini sedang mengumpulkan data dan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk memastikan bahwa semua informasi yang diterima adalah akurat dan relevan. Namun, proses penelaahan ini akan memakan waktu, di mana LPSK memprediksi akan membutuhkan sekitar 30 hari kerja untuk menyelesaikannya.

Alasan Permohonan dan Harapan dari Pihak Sony Sonjaya

Pengacara Sony, Krisna Murti, menjelaskan bahwa pengajuan JC dilakukan karena adanya kekhawatiran atas keselamatan Sony dan keluarganya. Ia mengungkapkan bahwa setelah mengidentifikasi dan menyebutkan nama-nama yang mungkin terlibat dalam kasus tersebut, mereka merasa terancam.

Krisna berharap LPSK dapat memberikan keputusan yang objektif dan tidak terpengaruh oleh pihak lain. Dia menekankan pentingnya mendukung kliennya untuk mendapatkan perlindungan yang dibutuhkan dalam situasi berisiko tinggi ini.

Dengan pengajuan permohonan JC, Sony berharap dapat berkontribusi lebih dalam mengungkap dugaan korupsi yang terjadi dan mendukung penegakan hukum secara menyeluruh. Dia percaya bahwa keterlibatannya sebagai JC dapat membawa keuntungan bagi semua pihak yang terlibat dalam proses hukum.

Tolak Ukur Syarat sebagai Justice Collaborator

Terdapat sejumlah kriteria yang harus dipenuhi untuk dapat menjadi justice collaborator. For instance, seorang pengaju harus bukanlah pelaku utama dalam tindak pidana yang disangkakan. Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan, penyidik telah menilai bahwa Sony sebenarnya terlibat langsung dalam pelanggaran yang dituduhkan kepadanya.

Direktur Penyidikan di Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menyatakan bahwa penolakan permohonan JC oleh Kejaksaan Agung adalah karena Sony tidak memenuhi syarat yang ditentukan. Hal ini menunjukkan bahwa proses hukum memiliki tahapan dan standar tertentu yang harus ditaati.

Kesimpulan awal ini menunjukkan bahwa Sony lebih merupakan pelaku utama dalam kasus tersebut, dibandingkan dengan sekadar menjadi saksi. Oleh karena itu, kondisi ini semakin menguatkan tantangan bagi Sony dalam mendapatkan status JC.

Tags: DariDokumenLPSKolehPermohonanSonjayaSonyVerifikasi
endralz

endralz

Next Post
MSCI Tentukan Bursa RI Masih Dalam Emerging Market, Ini Pernyataan OJK

MSCI Tentukan Bursa RI Masih Dalam Emerging Market, Ini Pernyataan OJK

Recommended

Gemini Kini Dapat Sinkronisasi dan Ekspor Dokumen Secara Instan

Gemini Kini Dapat Sinkronisasi dan Ekspor Dokumen Secara Instan

2 months ago
15 Robot Humanoid Dikerahkan untuk Membantu Polisi Mengatur Arus Lalu Lintas

15 Robot Humanoid Dikerahkan untuk Membantu Polisi Mengatur Arus Lalu Lintas

2 months ago

Popular News

    Connect with us

    SIMPLENEWS-LOGO

    Simplenews.co.id - Berita Hari Ini Dan Kabar Informasi Terkini.

    Category

    • Bisnis
    • Bola
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Otomotif
    • Properti
    • Tekno
    • Travel

    Site Links

    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org

    About Us

    We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

    • About
    • Advertise
    • Careers
    • Contact

    © 2026 Berita Hari Ini Dan Kabar Informasi Terkini. Simplenews.co.id.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Lifestyle
    • Travel
    • Health

    © 2026 Berita Hari Ini Dan Kabar Informasi Terkini. Simplenews.co.id.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In