PANDI telah mencapai tonggak penting dalam kemandirian infrastruktur di Indonesia. Sejak tahun 2020, mereka mengoperasikan Sistem Registry Mandiri (SRM) tanpa ketergantungan pada pihak asing, menjadikannya sebagai salah satu pionir dalam pengelolaan domain secara mandiri.
Keberhasilan ini memungkinkan Indonesia menjadi salah satu dari sedikit negara yang mengelola registry dengan kemandirian yang tinggi. Model operasional ini mendapat pengakuan dan menjadi acuan di tingkat kawasan dan internasional.
“Saat ini, infrastruktur Domain Name System (DNS) PANDI telah terdistribusi di 15 negara dan 23 wilayah di seluruh dunia, berkat kerjasama dengan berbagai penyedia DNS di lebih dari 300 lokasi,” jelas Ismawan, salah satu perwakilan PANDI.
Pandangan ini menegaskan bahwa tidak adanya titik kegagalan tunggal (single point of failure) dalam sistemnya sangat krusial. Ini sekaligus menjaga tingkat keandalan operasional (Service Level Agreement/SLA) yang terus dijaga di angka 99,95 persen hingga 100 persen.
Tingginya tingkat keandalan tersebut sangat mengandalkan kapasitas dari sistem PANDI yang saat ini dapat menangani hingga 125.000 kueri per detik. Ini setara dengan 77 miliar trafik lalu lintas internet yang diproses setiap bulan, suatu angka yang sangat signifikan dalam dunia digital.
Dari sisi keamanan, PANDI menunjukkan ketahanan sistemnya yang luar biasa dengan mampu menghadapi sekitar 77.000 serangan siber selama masa operasionalnya. Ini menandakan kesiapan mereka dalam menghadapi berbagai potensi ancaman yang mengincar infrastruktur digital nasional.
Untuk memperkuat ruang digital nasional dari ancaman kejahatan siber yang semakin marak, seperti judi online, phishing, hingga malware, PANDI meluncurkan sebuah platform kolaboratif bernama Indonesia Domain Abuse Data Exchange (IDADX). Ini bertujuan untuk menyediakan solusi yang proaktif dalam mengatasi penyalahgunaan domain.
Sejak peluncurannya, IDADX telah memproses sebanyak 24.450 temuan kasus penyalahgunaan domain sepanjang tahun 2026. Kasus tersebut mencakup 6.495 kasus judi online dan 961 pengedaran malware, menunjukkan bahwa tantangan yang dihadapi tidaklah sedikit.
Pencapaian Kemandirian dan Pengelolaan Registri Domain
Kemandirian dalam pengelolaan registry domain adalah pencapaian penting bagi Indonesia. Hal ini tidak hanya mengurangi ketergantungan pada layanan asing, tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap keamanan data mereka.
Strategi yang diterapkan oleh PANDI menunjukkan bahwa pengelolaan yang baik dapat menghasilkan efisiensi dan efektivitas operasional. Dengan adanya infrastruktur yang andal, PANDI berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan bagi pengguna.
Lebih dari sekadar pengelolaan registry, PANDI ingin menjadikan dirinya sebagai contoh yang patut dicontoh oleh negara lain. Dengan mengoptimalkan teknologi, Indonesia tampil di kancah global sebagai pengelola domain yang kredibel.
Tidak diragukan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja keras dan inovasi yang berkelanjutan. PANDI selalu berupaya untuk memberikan yang terbaik dan menjawab tantangan global di sektor teknologi informasi.
Keamanan Siber yang Ditingkatkan Melalui IDADX
Dalam menghadapi meningkatnya ancaman di dunia maya, PANDI meluncurkan IDADX sebagai langkah preventif. Platform ini didesain untuk mengumpulkan dan menganalisis data penyalahgunaan domain yang dapat merugikan pengguna.
Melalui IDADX, PANDI berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk berbagi informasi dan solusi. Ini adalah bentuk sinergi yang sangat dibutuhkan dalam memerangi kejahatan siber yang terus berkembang.
Data dan laporan yang dikumpulkan oleh IDADX memberikan insight yang berharga bagi pihak berwenang. Dengan demikian, penanganan terhadap berbagai bentuk kejahatan siber bisa dilakukan secara lebih cepat dan efektif.
Tindakan semacam ini menjadi kunci dalam melindungi ruang digital nasional. Sebagai negara dengan populasi yang besar, perlindungan terhadap data menjadi salah satu prioritas utama bagi PANDI.
Peran PANDI Dalam Pengembangan Infrastruktur Digital Nasional
PANDI memiliki peran yang sangat vital dalam pengembangan infrastruktur digital di Indonesia. Lewat program-program dan inisiatif yang diambil, mereka berkontribusi untuk memastikan bahwa setiap warga negara dapat merasakan manfaat dari kemajuan teknologi.
Dengan memastikan infrastruktur kuat dan aman, PANDI mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk meningkatkan sektor ekonomi berbasis teknologi.
Keberadaan PANDI juga dapat mendorong inovasi di berbagai sektor. Platform digital yang sehat dan aman membuat para pelaku usaha lebih percaya diri untuk berinvestasi dan berinovasi.
Siklus ini akan menciptakan ekosistem digital yang saling menguntungkan bagi semua pihak. PANDI terus berkomitmen untuk melakukan peningkatan dan inovasi agar Indonesia tetap bersaing di tingkat global.



