PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) baru saja membuat keputusan penting dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada 29 April 2026. Dalam rapat tersebut, bank ini mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 kepada para pemegang saham sebesar Rp 44.472.220.168.836,70, atau setara dengan Rp 476,95 per saham.
Dividen yang diumumkan mencakup dividen interim yang sudah dibayarkan sebelumnya kepada pemegang saham pada 14 Januari 2026. Jumlah yang telah dibagikan tersebut mencapai Rp 9.324.158.333.200, atau Rp 100 per saham, sehingga sisanya yang akan dialokasikan sebagai dividen tunai adalah sebesar Rp 35.148.061.835.636,70, atau Rp 376,95 per saham.
Dalam konteks ini, pemegang saham Bank Mandiri perlu memperhatikan jadwal pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025. Berikut adalah rincian yang perlu diperhatikan agar tidak terlewatkan dalam proses pembagian ini.
Jadwal Penting Pembagian Dividen Tunai Bank Mandiri Tahun Buku 2025
Pembagian dividen tunai dimulai dengan akhir periode perdagangan saham dengan hak dividen (cum dividen). Untuk pasar reguler dan negosiasi, tanggal ini dijadwalkan pada 8 Mei 2026.
Di pasar tunai, akhir periode perdagangan tersebut akan berlangsung sedikit lebih lambat, yaitu pada 12 Mei 2026. Ini adalah waktu yang penting bagi para investor yang ingin memastikan bahwa mereka memenuhi syarat untuk menerima dividen yang dijanjikan.
Seiring dengan itu, pada 11 Mei 2026, perdagangan saham tanpa hak dividen (ex dividen) akan dimulai untuk pasar reguler dan negosiasi. Di pasar tunai, sementara itu, perdagangan tanpa hak dividen akan dimulai pada 13 Mei 2026.
Tanggal dan Proses Pemegang Saham yang Berhak Menerima Dividen
Penting bagi pemegang saham untuk mencatat tanggal recording date, yang merupakan tanggal di mana daftar pemegang saham yang berhak atas dividen akan ditetapkan, yaitu pada 12 Mei 2026. Tanggal ini sangat krusial agar investor bisa memantau posisi mereka dalam kepemilikan saham.
Setelah melalui semua tahap tersebut, tanggal pembayaran dividen tunai tahun buku 2025 yang telah ditetapkan adalah pada 25 Mei 2026. Ini adalah waktu di mana pemegang saham akan mendapatkan pembayaran yang telah lama ditunggu-tunggu.
Berdasarkan kebijakan dan keputusan yang diambil selama RUPST, pemegang saham diharapkan untuk mematuhi jadwal ini. Cara mereka mengelola dan merencanakan investasi serta pertimbangan keputusan di masa depan bisa dipengaruhi oleh informasi penting ini.
Tentang Kinerja Keuangan dan Dividen Bank Mandiri
Keputusan untuk membagikan dividen tunai juga mencerminkan kinerja keuangan Bank Mandiri yang terus menunjukkan sinyal positif. Dengan total dividen sebesar Rp 44,47 triliun, pihak manajemen memiliki optimisme bahwa bank ini akan terus tumbuh dalam kondisi yang stabil.
Rincian pembagian dividen ini menunjukkan bahwa Bank Mandiri memiliki komitmen yang kuat terhadap para pemegang sahamnya untuk memberikan pengembalian. Keputusan ini juga mengindikasikan adanya kepercayaan diri dari manajemen terhadap prospek bisnis yang menjanjikan di tahun-tahun mendatang.
Bank Mandiri terus berupaya meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat fondasi keuangan, sehingga bisa memberikan nilai tambah yang lebih baik bagi para pemegang saham. Keberhasilan dalam pembagian dividen ini juga menjadi salah satu penanda keberlanjutan pertumbuhan perusahaan.



