• About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Tuesday, May 12, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
SimpleNews.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Bisnis
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Bisnis
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
SimpleNews.co.id
No Result
View All Result
Home Travel

Dosen PNUP Makassar Diduga Lecehkan Tiga Mahasiswi dan Dinonaktifkan

by endralz
May 12, 2026
in Travel
0
Dosen PNUP Makassar Diduga Lecehkan Tiga Mahasiswi dan Dinonaktifkan
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) di Makassar baru-baru ini mengambil tindakan tegas terhadap seorang dosen yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap mahasiswi. Dalam langkah ini, kampus menunjukkan komitmennya untuk melindungi mahasiswa dan memastikan lingkungan akademis yang aman.

Pihak kampus mengacu pada Permendikbudristek terkait penanganan kekerasan di perguruan tinggi sebagai dasar tindakannya. Penyelidikan serius dilakukan untuk memastikan keadilan dan mendukung korban dalam proses pemulihan.

Tegaknya Kebijakan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Kampus

Pihak kampus menyatakan bahwa mereka berkomitmen untuk menanggapi laporan serius mengenai kekerasan seksual. Proses ini mencakup pengumpulan informasi dari para saksi serta bukti-bukti yang relevan.

Langkah-langkah awal juga dilakukan dengan memberikan dukungan psikologis kepada korban. Melalui tindakan ini, PNUP berusaha untuk mengurangi dampak psikologis yang dialami oleh mahasiswa.

Dari hasil penyelidikan, tim investigasi menyatakan dosen tersebut terbukti bersalah. Hal ini mendorong kampus untuk segera mengambil tindakan disipliner yang diperlukan.

Tim Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di PNUP mengeluarkan rekomendasi sanksi yang tegas. Ini menunjukkan keseriusan institusi dalam menghadapi kasus-kasus yang merugikan mahasiswa.

Portofolio akademik dosen tersebut kini berada dalam pengawasan ketat, memastikan tidak ada interaksi lebih lanjut dengan mahasiswa selama proses penyelidikan berlangsung.

Tindakan Disipliner yang Diterapkan oleh PNUP

Surat Keputusan yang dikeluarkan oleh pihak direktorat PNUP menjelaskan bahwa dosen berinisial IS dinonaktifkan sementara dari semua tugas akademiknya. Ini termasuk pengajaran, pembimbingan, dan pengujian mahasiswa.

Pihak kampus menegaskan bahwa penonaktifan ini bersifat sementara, menunggu hasil keputusan lebih lanjut. Proses ini bertujuan untuk memberikan keadilan bagi para korban.

Di samping itu, larangan memasuki area kampus bagi dosen tersebut juga diberlakukan. Ini adalah langkah penting untuk melindungi kenyamanan dan keamanan mahasiswa.

Kampus bertanggung jawab untuk memastikan bahwa tindakan seperti ini tidak terulang. Dengan demikian, langkah-langkah preventif juga menjadi fokus utama dalam kebijakan kampus ke depan.

Kampus berkomitmen untuk memberikan pendampingan psikologis kepada korban agar mereka dapat pulih dari trauma. Program trauma healing ini menjadi bagian penting dari upaya pemulihan bagi mahasiswa yang terdampak.

Pentingnya Dukungan Terhadap Korban dalam Proses Pemulihan

Belajar dari kasus ini, pentingnya dukungan tidak hanya berasal dari institusi pendidikan, tetapi juga dari masyarakat secara keseluruhan. Korban pelecehan seksual sering kali menghadapi stigma dan tekanan sosial, sehingga dukungan yang tepat sangat dibutuhkan.

PNUP telah mengambil langkah proaktif dengan bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) untuk memastikan kesejahteraan mahasiswa. Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan memberantas budaya yang melindungi pelaku.

Selain memberikan dukungan psikologis, kampus juga membuka ruang untuk diskusi mengenai pentingnya kesadaran akan kekerasan seksual. Pendidikan mengenai hak-hak mahasiswa sangat diperlukan untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.

Pihak kampus berharap langkah ini dapat menjadi contoh bagi institusi lain. Dengan konsistensi dalam penanganan kasus, diharapkan akan ada perubahan positif dalam budaya akademis di Indonesia.

Penting untuk diingat bahwa pemulihan memerlukan waktu, dan semua pihak harus berperan aktif dalam mendukung korban. Kesadaran dan empati masyarakat sangat berpengaruh dalam proses ini.

Tags: danDidugaDinonaktifkanDosenLecehkanMahasiswiMakassarPNUPTiga
endralz

endralz

Recommended

Urgensi Pengesahan RUU KKS Ditunjukkan Oleh Akademisi dan DPR

Urgensi Pengesahan RUU KKS Ditunjukkan Oleh Akademisi dan DPR

16 hours ago
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak Mobil di Perlintasan, KAI Ingatkan Masyarakat Hal Ini

KA Argo Bromo Anggrek Tabrak Mobil di Perlintasan, KAI Ingatkan Masyarakat Hal Ini

2 weeks ago

Popular News

    Connect with us

    SIMPLENEWS-LOGO

    Simplenews.co.id - Berita Hari Ini Dan Kabar Informasi Terkini.

    Category

    • Bisnis
    • Bola
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Otomotif
    • Properti
    • Tekno
    • Travel

    Site Links

    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org

    About Us

    We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

    • About
    • Advertise
    • Careers
    • Contact

    © 2026 Berita Hari Ini Dan Kabar Informasi Terkini. Simplenews.co.id.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Lifestyle
    • Travel
    • Health

    © 2026 Berita Hari Ini Dan Kabar Informasi Terkini. Simplenews.co.id.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In