Aktivis lingkungan Chanee Kalaweit baru-baru ini memberikan kesaksian yang menggugah tentang situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kalimantan. Dengan melakukan pemantauan dari udara, ia berhasil mengidentifikasi titik-titik yang diduga terkait dengan pembukaan lahan untuk kelapa sawit dan kegiatan penambangan, yang menjadi faktor pemicu kebakaran.
Dalam penelusuran yang dilakukannya, Chanee membagikan rekaman hasil pemantauan tersebut melalui media sosial. “Kenyataan di lapangan menunjukkan adanya pembakaran lahan yang dilakukan oleh penambang emas ilegal, yang memperburuk kondisi hutan kita,” ujarnya dalam wawancara baru-baru ini.
Chanee, yang juga dikenal sebagai aktivis pemerhati hewan liar, mengungkapkan bahwa di Kabupaten Barito Utara, kebakaran sering terjadi di sekitar daerah perkebunan kelapa sawit. Ia menyinggung praktik penebangan yang diikuti oleh pembakaran, yang sering kali membuat api menyebar ke wilayah lain.
Peran Penambangan Ilegal dalam Karhutla di Kalimantan
Penambangan emas ilegal di Kalimantan menjadi sorotan utama bagi Chanee, yang tanpa henti memperjuangkan perlindungan lingkungan. Ia menjelaskan bahwa para penambang seringkali membakar lahan di sekitar lokasi tambang untuk memperluas operasional mereka.
Dari udara, terlihat jelas bahwa ada hubungan antara praktik penambangan ilegal dan kebakaran hutan. Seperti yang dikatakan Chanee, “Sering kali penyebab kebakaran adalah tindakan para penambang itu sendiri, yang berusaha mengakses lebih banyak tanah.”
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran yang besar bagi para aktivis lingkungan, yang terus berjuang melawan penambangan ilegal dan dampaknya terhadap hutan. Banyak dari mereka menilai bahwa kerusakan yang ditimbulkan jauh lebih besar dibandingkan manfaat ekonomis yang dihasilkan dari kegiatan tersebut.
Tindakan Pemerintah dalam Mengatasi Karhutla
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah mengidentifikasi sejumlah individu yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan di Kalimantan. Penyelidikan sedang berlangsung untuk mengungkap lebih jauh terkait insiden tersebut dan mendapati namanya berdasarkan hasil investigasi yang telah dilakukan.
Listyo menekankan bahwa tindakan hukum akan diambil terhadap mereka yang terbukti bersalah dalam menyebabkan kebakaran. “Kami akan memastikan bahwa hukum ditegakkan, dan tindakan pemadaman kebakaran akan terus dilakukan,” tuturnya kepada wartawan.
Pemerintah juga mengeluarkan instruksi bagi enam gubernur di wilayah Sumatra dan Kalimantan untuk memperketat penanganan masalah karhutla. Hal ini merupakan respons cepat menghadapi ancaman yang dihadapi akibat fenomena iklim seperti El Niño yang berpotensi memperburuk keadaan.
Pentingnya Kesadaran Masyarakat dalam Perlindungan Lingkungan
Adanya kesadaran masyarakat yang tinggi terhadap perlindungan lingkungan sangat diperlukan untuk mengatasi penyebab kebakaran hutan. Chanee menekankan betapa pentingnya peran masyarakat dalam menjaga hutan dan mencegah praktik-praktik merusak lingkungan.
Upaya kolaboratif antara pemerintah, masyarakat lokal, dan organisasi lingkungan hidup menjadi krusial dalam menyelesaikan masalah ini. Melalui edukasi dan kampanye, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan akan meningkat, sehingga dampak negatif dari kebakaran hutan dapat diminimalisir.
Pihak pemerintah perlu mendengarkan suara masyarakat dalam merumuskan kebijakan yang berdampak langsung pada lingkungan. Dengan komitmen dan partisipasi aktif, masyarakat dapat berperan dalam mengawasi praktik-praktik merusak yang seringkali tidak terdeteksi.



