Paradise Indonesia telah menunjukkan hasil kinerja yang menggembirakan dalam laporan keuangan terbaru mereka. Pada kuartal I-2026, mereka mencatat pertumbuhan pendapatan tahunan yang mencolok, mencapai Rp326,90 miliar, dengan segmen komersial menjadi pendorong utama dalam pencapaian tersebut.
Segmen komersial berhasil mencatatkan pendapatan tertinggi, mencapai Rp157,14 miliar, yang meningkat 19% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan yang didorong oleh berbagai faktor ini memberikan harapan bagi pertumbuhan berkelanjutan perusahaan.
Pada saat yang sama, segmen perhotelan juga menunjukkan performa yang baik dengan pendapatan Rp135,50 miliar, tumbuh 4 persen. Sedangkan segmen penjualan properti mengalami lonjakan signifikan hingga 38% dengan pencapaian pendapatan Rp34,26 miliar.
Strategi Pertumbuhan Berkelanjutan di Paradise Indonesia
Paradise Indonesia tidak hanya fokus pada penjualan unit properti, tetapi juga berkomitmen untuk menciptakan aset berkelanjutan yang menjamin pendapatan jangka panjang. Hal ini tercermin dalam strategi yang menekankan pada kualitas pendapatan alih-alih sekadar volume penjualan.
Presiden Direktur & CEO Paradise Indonesia, Anthony P. Susilo, menegaskan bahwa mereka berupaya menghadirkan nilai jangka panjang melalui pendapatan berulang. Strategi ini bertujuan untuk merespons dinamika pasar properti yang seringkali berfluktuasi.
Dengan pertumbuhan pendapatan yang terjaga, perusahaan juga mencatat perubahan signifikan dalam profitabilitas. Laba bersih yang dibukukan mencapai Rp44,07 miliar, berbalik dari kerugian Rp132,87 miliar pada kuartal yang sama tahun sebelumnya.
Pentingnya Diversifikasi Pendapatan dalam Model Bisnis
Paradise Indonesia telah mengurangi ketergantungan pada penjualan unit semata. Pendapatan dari segmen komersial sebagai sumber pendapatan berulang mulai mendominasi arus kas perusahaan, dan ini memungkinkan mereka untuk bertahan di tengah ketidakpastian pasar.
EBITDA perusahaan juga mencatat peningkatan 20% menjadi Rp100,67 miliar. Peningkatan ini menunjukkan bahwa fundamental bisnis perusahaan berada dalam kondisi yang stabil dan sehat.
Target perusahaan ke depan adalah menjaga kontribusi pendapatan berulang di kisaran 70%. Melalui langkah ekspansi terukur, mereka berharap untuk memperkuat posisi di pasar yang kompetitif ini.
Inovasi dan Ekspansi Proyek sebagai Kunci Keberhasilan
Dalam upaya menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan, Paradise Indonesia terus mengembangkan proyek-proyek dan aset yang dijadwalkan bisa memberikan pendapatan berulang. Salah satunya adalah Semarang Shopping Center yang direncanakan beroperasi pada kuartal II-2026.
Proyek ini dipandang sebagai peluang bisnis yang menjanjikan, terutama dari segmen komersial yang selalu berkembang. Selain itu, proyek 88 Plaza di Balikpapan sedang dalam tahap pengembangan, fokus pada penguatan infrastruktur yang telah dilakukan sejak awal tahun ini.
Dengan proses pre-sales yang sudah berjalan, ada optimisme tinggi terhadap minat pasar terhadap proyek ini. Paradigm baru dalam pengembangan properti ini diharapkan akan membawa dampak positif bagi perekonomian lokal dan mendukung pertumbuhan perusahaan secara keseluruhan.


