Kabupaten Blora terus berupaya untuk mempertahankan posisinya sebagai lumbung pangan utama di Jawa Tengah. Ini dilakukan melalui pengembangan pertanian organik dan penerapan teknologi pertanian modern guna meningkatkan hasil panen lebih maksimal.
Baru-baru ini, Bupati Blora, Arief Rohman, meninjau langsung panen padi di dua lokasi berbeda. Kegiatan ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan produksi pertanian di wilayah tersebut.
Panen pertama diadakan di Desa Gondel, Kecamatan Kedungtuban, di mana petani menggunakan metode padi organik berkat pembinaan dari Trubus dan Exxon. Sementara itu, lokasi kedua di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, menerapkan teknologi pupuk pembenah tanah Gemburin yang dikembangkan oleh sebuah perusahaan lokal.
Kepala Daerah Dukung Pertanian Organik di Blora
Bupati Arief memberi penghargaan kepada para petani yang berkomitmen untuk mengembangkan pertanian ramah lingkungan di Desa Gondel. Menurutnya, keberhasilan dalam pertanian organik ini dapat berkontribusi positif terhadap kesejahteraan petani setempat.
Namun, dia menekankan pentingnya kepastian pasar untuk hasil pertanian agar petani merasakan manfaat nyata dari produknya. Dengan 108 petani yang terlibat dalam kelompok ini, luas lahan pertanian organik mencapai sekitar 6,6 hektare.
Hasil beras organik yang diproduksi bahkan telah mendapatkan merek dagang tersendiri, Bestiw. Komitmen pemerintah daerah juga tercermin dalam upaya untuk menghubungkan kelompok petani dengan jaringan pasar yang lebih luas.
Teknologi Modern Mendukung Produktivitas Pertanian
Dalam acara panen di Desa Sumber, Bupati Arief menjelaskan tentang penerapan teknologi pupuk Gemburin. Dia berharap, teknologi ini dapat berfungsi sebagai alternatif yang meningkatkan produktivitas pertanian dan memperbaiki kualitas tanah di daerah tersebut.
Arief juga mengingatkan perlunya kajian lebih lanjut mengenai manfaat penerapan teknologi ini. Menurutnya, hasil panen yang baik harus diikuti dengan riset agar dapat memperoleh data yang akurat mengenai efisiensi biaya dan kualitas hasil pertanian.
Ia mengajak semua pihak, termasuk penyuluh pertanian, untuk berkolaborasi dalam menyampaikan informasi tentang teknologi Gemburin kepada para petani. Memperkenalkan teknologi kepada petani merupakan langkah awal yang krusial dalam proses peningkatan hasil pertanian.
Pentingnya Pengembangan Keterampilan Petani
Pada acara panen di Desa Gondel, perwakilan kelompok petani perempuan, Unsiatun Noor, berbagi pengalaman tentang pelatihan yang telah mereka jalankan. Kelompok tersebut telah mendapatkan keterampilan dalam penanaman berbagai jenis sayuran organik dan produksi pupuk organik sendiri.
Unsiatun menegaskan harapannya untuk terus melanjutkan program pendampingan, karena pengetahuan kelompok perempuan masih perlu ditingkatkan. Menurutnya, mereka baru menguasai sekitar 50 persen teknik pertanian organik yang diperlukan.
Dengan adanya pelatihan yang memadai, petani diharapkan dapat lebih mandiri dan siap bersaing di pasar. Keterampilan yang diperoleh juga akan meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam menjalankan usaha tani.
Strategi Pemerintah untuk Meningkatkan Kesejahteraan Petani
Pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai strategi untuk sostenibilitas pertanian di Kabupaten Blora. Salah satunya adalah meningkatkan akses petani ke pasar yang lebih luas dan memberikan dukungan dalam hal keuangan dan peralatan pertanian.
Bupati Arief menekankan pentingnya kebersamaan dalam mencapai tujuan tersebut. Dalam hal ini, penguatan kolaborasi antara pemerintah, petani, dan pihak swasta menjadi sangat penting untuk mengoptimalkan hasil pertanian.
Ia juga mencatat adanya kebutuhan untuk memperbaiki kualitas kemasan dan pemasaran sản phẩm agar beras organik dari Blora memiliki daya tarik tinggi di pasaran. Hal ini penting untuk membangun kepercayaan konsumen.



