Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini menyumbangkan seekor sapi seberat 1,08 ton ke Masjid Agung Surakarta untuk perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 H. Sapi tersebut, yang dinamai Si Bambang, tiba di masjid sekitar pukul 16.51 WIB pada Selasa (26/5).
Sapi jenis simental ini dibeli dari peternak Bambang Purnomo yang berasal dari Kecamatan Wonosari, Klaten, Jawa Tengah. Menurut Purnomo, sapi ini memiliki berat 1.081 kg dan berusia 4 tahun.
Si Bambang telah dipelihara Purnomo sejak kecil, saat usianya masih sekitar 1 tahun. Purnomo awalnya memelihara Si Bambang di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, sebelum kemudian dipindahkan ke Klaten saat sudah besar.
Pemeliharaan dan Perawatan Sapi Kurban oleh Peternak
Purnomo mencermati potensi Si Bambang sejak dini. Ia yakin sapi ini akan tumbuh menjadi sapi besar dengan berat satu ton lebih saat dewasa. Dengan perhatian dan perawatan yang baik, Si Bambang bisa memenuhi syarat untuk kurban yang berkualitas.
Pengalaman Purnomo dalam memelihara sapi menjadikan ia paham betul tentang cara merawat hewan ternak agar sehat dan produktif. Diet yang tepat dan lingkungan yang bersih menjadi kunci utama dalam pemeliharaan sapi.
Setiap tahun, Purnomo selalu berusaha untuk menyumbangkan sapi kurban. Ia merasa terpanggil untuk berpartisipasi dalam perayaan Idul Adha, yang merupakan momen penting bagi umat Islam.
Partisipasi Pejabat dan Komunitas dalam Kurban
Ketua Takmir Masjid Agung Surakarta, Muhammad Muhtarom, mengungkapkan bahwa total ada 9 sapi yang diterima untuk kurban tahun ini. Selain sumbangan dari Presiden Prabowo, berbagai pejabat dan tokoh nasional juga turut berkontribusi.
Di antara penyumbang sapi lainnya adalah Wakil Presiden, Bu Titiek Soeharto, anggota DPR RI, dan Panembahan Agung Tedjowulan. Sumbangan dari para anggota masyarakat juga sangat berharga dalam melengkapi jumlah hewan kurban yang dibutuhkan.
Keterlibatan pejabat dan tokoh masyarakat dalam kurban menunjukkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama. Hal ini menciptakan atmosfer saling mendukung dalam komunitas.
Rencana Penyembelihan dan Distribusi Daging Kurban
Rencananya, semua sapi yang disumbangkan akan disembelih setelah Shalat Idul Adha, yang dijadwalkan pada Rabu (27/5). Muhammad Muhtarom menjelaskan bahwa prioritas distribusi daging akan diberikan kepada warga Kelurahan Kauman, yang merupakan lokasi Masjid Agung Surakarta.
Setelah melayani warga setempat, panitia kurban akan mencari daerah lain yang masih kekurangan. Ini bertujuan agar daging kurban bisa bermanfaat seluas-luasnya bagi masyarakat yang membutuhkan.
Proses distribusi ini tidak hanya memperkuat tali silaturahmi, tetapi juga membuat masyarakat merasakan kebahagiaan yang sama di momen yang suci ini. Dengan cara ini, semangat berbagi di antara masyarakat akan semakin meningkat.



