• About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Wednesday, July 22, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
SimpleNews.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Bisnis
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Bisnis
  • Bola
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Properti
  • Travel
No Result
View All Result
SimpleNews.co.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Warga Indonesia Semakin Jarang Menggunakan Uang Tunai

by endralz
July 22, 2026
in Lifestyle
0
Warga Indonesia Semakin Jarang Menggunakan Uang Tunai
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta telah menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam bidang transaksi keuangan digital. Bank Indonesia (BI) mencatat bahwa volume transaksi pembayaran digital pada kuartal II-2026 mencapai angka yang mencengangkan, tercatat sekitar 16,07 miliar transaksi, meningkat 36,88% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini tidak terlepas dari semakin luasnya akseptasi terhadap sistem pembayaran digital di kalangan masyarakat.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menjelaskan bahwa pertumbuhan volume transaksi ini dipicu oleh penggunaan internet dan aplikasi mobile yang semakin tinggi. Menariknya, transaksi menggunakan QRIS berhasil mencatat pertumbuhan yang sangat menjanjikan, mencapai 100,12% dalam periode yang sama.

“Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin nyaman dan percaya untuk bertransaksi secara digital,” tambah Perry. Terlepas dari itu, infrastruktur juga berkembang dengan pesat, di mana transaksi ritel yang diproses melalui BI-FAST mencapai 1.529 juta transaksi, tumbuh sebesar 38,09% dibandingkan tahun lalu.

Pertumbuhan Signifikan dalam Infrastruktur Pembayaran Digital

BI-FAST adalah infrastruktur yang diperkenalkan oleh Bank Indonesia untuk mendukung transaksi keuangan di seluruh tanah air. Dengan sistem ini, transfer antarbank kini bisa dilakukan secara real-time, 24 jam sehari, dan 7 hari seminggu, memudahkan masyarakat untuk melakukan transaksi kapan saja.

Keunggulan lain dari BI-FAST adalah biaya transfer yang sangat terjangkau, yaitu maksimal Rp2.500 per transaksi. Selain itu, sistem ini juga memiliki limit maksimal yang cukup besar, yakni Rp250 juta per transaksi.

Infrastruktur yang memadai ini menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan transaksi digital yang signifikan. Dengan begitu banyaknya transaksi yang tercatat, masyarakat diharapkan semakin terbiasa dengan pembayaran digital dan mengurangi penggunaan uang tunai.

QRIS dan Peranannya dalam Meningkatkan Adopsi Pembayaran Digital

QRIS, atau Quick Response Code Indonesian Standard, telah menjadi backbone untuk pembayaran digital di tanah air. Perry Warjiyo menyatakan bahwa pertumbuhan pengguna QRIS ini sangat mengesankan, dengan peningkatan jumlah merchant yang menerima pembayaran melalui sistem tersebut.

Pembayaran menggunakan QRIS juga mempercepat proses transaksi, dengan hanya memerlukan pemindaian kode QR untuk menyelesaikan pembayaran. Hal ini membuat masyarakat lebih tertarik untuk bertransaksi secara digital, terutama di kalangan generasi muda yang sudah terbiasa dengan teknologi.

Selain kemudahan, QRIS juga menawarkan keamanan yang lebih tinggi dibandingkan dengan transaksi tunai. Hal ini penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran digital yang ada.

Kinerja Transaksi Nilai Besar yang Terus Meningkat

Di sisi lain, volume transaksi nilai besar yang diproses melalui BI-RTGS juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Pada kuartal II-2026, tercatat sebanyak 2,63 juta transaksi dengan nilai nominal sebesar Rp53.492 triliun, meningkat 12,66% dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal ini menandakan bahwa tidak hanya transaksi kecil yang meningkat, tetapi juga transaksi bernilai tinggi. Hal ini menjadi sinyal positif bagi perekonomian nasional, karena transaksi besar sering kali berkaitan dengan bisnis dan investasi yang penting.

Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa sektor keuangan di Indonesia semakin beradaptasi dengan teknologi dan tuntutan zaman. Semakin banyak perusahaan yang beralih ke metode pembayaran digital untuk efisiensi dan keamanan.

Tags: IndonesiaJarangMenggunakanSemakinTunaiUangWarga
endralz

endralz

Next Post
Keuntungan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 dengan Persiapan dan Komposisi Skuad

Keuntungan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 dengan Persiapan dan Komposisi Skuad

Recommended

Kronologi Pembebasan 9 WNI dan Diplomasi Tiga Negara Menlu Indonesia

Kronologi Pembebasan 9 WNI dan Diplomasi Tiga Negara Menlu Indonesia

2 months ago
Ribka Haluk Minta Pemda Fokus pada Pendidikan di Daerah

Ribka Haluk Minta Pemda Fokus pada Pendidikan di Daerah

3 weeks ago

Popular News

    Connect with us

    SIMPLENEWS-LOGO

    Simplenews.co.id - Berita Hari Ini Dan Kabar Informasi Terkini.

    Category

    • Bisnis
    • Bola
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Otomotif
    • Properti
    • Tekno
    • Travel

    Site Links

    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org

    About Us

    We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

    • About
    • Advertise
    • Careers
    • Contact

    © 2026 Berita Hari Ini Dan Kabar Informasi Terkini. Simplenews.co.id.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Lifestyle
    • Travel
    • Health

    © 2026 Berita Hari Ini Dan Kabar Informasi Terkini. Simplenews.co.id.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In